Kepala Dinas Tapanuli Utara Kena OTT, Begini Modus Suapnya

redaksi.co.id - Kepala Dinas Tapanuli Utara Kena OTT, Begini Modus Suapnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Rikwanto mengatakan pihaknya telah menemukan modus yang digunakan...

33 0

redaksi.co.id – Kepala Dinas Tapanuli Utara Kena OTT, Begini Modus Suapnya

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Rikwanto mengatakan pihaknya telah menemukan modus yang digunakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jamel Panjaitan (JP) dalam dugaan suap di sektor pendidikan. Menurut Rikwanto, modus tersangka adalah memanfaatkan program bantuan operasional sekolah (BOS).Dana BOS yang disetorkan ke masing-masing rekening kepala sekolah, selanjutnya dicairkan dan disetorkan ke JP selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara oleh kepala sekolah, kata Rikwanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Desember 2016.Rikwanto menjelaskan pihaknya bersama Polda Sumatera utara menggelar operasi tangkap tangan terhadap Jamel dan dua kepala sekolah lain, yaitu Kepala SMAN 1 Sipahutar berinisial BS dan Kepala SMAN 1 Pangaribuan berinisial JS. Penangkapan dilakukan di kediaman Jamel di Jalan DI Panjaitan Nomor 82 Tarutung, Tapanuli Utara pukul 09.00, Rabu kemarin.Dari hasil penangkapan tersebut, kepolisian menyita empat barang bukti. Rikwanto menjelaskan barang bukti tersebut, yaitu uang senilai Rp 235.455.000, US$ 100, 200 yuan, dan empat buku tabungan. Dugaan tersebut sementara sebagai setoran kepala sekolah kepada kepala dinas pendidikan, kata Rikwanto.Menurut Rikwanto, pasal yang disangkakan adalah tindak pidana suap atau pencucian uang, atau tindak pidana korupsi. Kepolisian masih mendalami perkara tersebut.Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan pihakya siap bekerja sama dengan kepolisian untuk mengusut dugaan suap terhadap Jamel. Namun ia mengatakan kasus tersebut kini diserahkan kepada Kapolisian Daerah Sumatera Utara. KPK tidak memiliki kewenangan lantaran pelaku bukan penyelenggara negara.DANANG FIRMANTO

(red/udhi/wi/nggoro/YDA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!