Misteri Putri Kandung Donald Trump yang Terlupakan…

redaksi.co.id - Misteri Putri Kandung Donald Trump yang Terlupakan... Di mana ada Donald Trump, di situ Ivanka berada. Putri Presiden ke-45 Amerika Serikat terpillih itu kerap...

56 0

redaksi.co.id – Misteri Putri Kandung Donald Trump yang Terlupakan…

Di mana ada Donald Trump, di situ Ivanka berada. Putri Presiden ke-45 Amerika Serikat terpillih itu kerap ikut hadir dalam pertemuan-pertemuan penting jelang sang ayah dilantik pada 20 Januari 2017 mendatang.

Bahkan, diduga kuat akan memikul tugas sebagai Ibu Negara AS de facto — bukan Melania Trump. Sebuah kantor untuknya disediakan di East Wing atau Sayap Timur Gedung Putih, yang lazim ditempati para first lady.

Sejumlah anak Trump juga diprediksi akan memegang jabatan penting dalam pemerintahan.

Tidak seperti kakak-kakaknya, Tiffany Trump masih jadi misteri. Meski muncul di tengah kampanye, menyampaikan pidato pada konvensi Partai Republik di Cleveland, Ohio, perempuan muda tersebut relatif pendiam.

Tak banyak yang diketahui orang tentang gadis berusia 23 tahun lulusan University of Pennsylvania itu. Karena itulah, ia sering dijuluki putri Donald Trump yang ‘terlupakan’.

Tiffani adalah anak satu-satunya hasil pernikahan dan artis Amerika, Marla Maples.

Konon, saat Marla mengabarkan kehamilannya, miliarder nyentrik yang baru bercerai dari istri pertamanya Ivana itu menjawab, “Apa yang akan kita lakukan?,” demikian dikutip dari News.com.au, Jumat (23/12/2016).

Sejumlah orang menilai, Trump menginginkan aborsi. Namun, miliarder sekaligus selebritas itu membantah. Ia mengakumemotong tali pusar putrinya itu sesaat setelah dilahirkan.

Dua bulan setelah kelahiran Tiffany, Trump dan Marla Maples menikah.

Perkawinan mereka hanya bertahan selama 6 tahun. Pasangan itu, juga putri mereka terjebak dalam proses cerai yang rumit.

Pada tahun 1999, saat perceraian diresmikan, Tiffany pindah ke California untuk tinggal bersama ibunya aktor.

Spekulasi merebak bahwa hubungan Tiffany dengan sang ayah tegang. Dalam sebuah segmen di acara Oprah Winfreys Where Are They Now pada 2011, gadis itu mengaku dekat dengan sang ibu, yang membesarkannya seakan ‘ibu tunggal’.

Meski tinggal terpisah dengan saudara-saudaranya sesama anak , Tiffany dekat dengan Ivanka, demikian dilaporkan Vanity Fair.

Dalam buku pertama Ivanka, The Trump Card: Playing to Win in Work and Life, ia menjelaskan bagaimana Tiffany terisolasi dari seluruh keluarga karena ia tinggal di sisi lain, di negara bagian California.

Ivanka mengatakan, meski ia dan saudara-saudaranya yang tinggal di New York tak menganggap Donald Trump sebagai ‘mesin ATM’, mereka cukup beruntung mendapatkan dukungan keuangan.

Namun, tidak bagi Tiffani. Di Pantai Barat, putri bungsu Trump dikelilingi anak-anak keluarga kaya, namun ia tak punya akses ke kekayaan sang ayah atau memiliki kartu kredit.

“Yang ia (Tiffany) inginkan adalah menikmati beberapa hak istimewa yang dinikmati teman-temannya — dengan cara yang sama yang ia nikmati seandainya tinggal seatap dengan ayah kami.”

Saat Tiffany menuntut ilmu di universitas, Ivanka merayu ayahnya untuk memberikannya ‘uang saku’.

“Aku tak mengatakan kepadanya (Tiffany), tentu saja,” kata Ivanka. “Tapi aku mendatangi ayah dan mengusulkan agar ia memberikan kejutan padanya berupa kartu kredit saat Natal, tentu saja dengan limit kredit yang tak besar.”

Trump mengabulkannya. Namun, ia membatasi dengan ketat pengeluaran kartu kredit hingga US$ 500. Salah satu teman Tiffany mengatakan, saat membayar tagihan restoran bersama, gadis itu dengan rinci merinci, hingga hitungan sen.

Jadi Glamor

Namun, kini, media sosial Tiffany menyajikan kisah berbeda. Di Instagramnya, yang punya lebih dari 514 pengikut, ia kerap membagikan foto tentang hanya hidupnya yang glamor, dikelilingi teman-teman yang bukan dari kalangan biasa.

Di antaranya ada Kyra Kennedy — putri bungsu Robert F Kenned, Putri Olympia dari Yunani, Barron Hilton — yang nama belakangnya merujuk pada jaringan hotel terkemuka, Peter Brant — putra model Stephanie Seymour, dan Gaia Matisse yang kakek buyutnya adalah seniman besar Henri Matisse.

Di tengah posting tentang sang ayah, Tiffany memamerkan gaun-gaun mahalnya di catwalk, hadir dalam pesta-mesta mewah bersama sang kekasih, atau berfoto di pantai di Bahama.

Sebelumnya, The New York Times mengabarkan soal keengganan timkampanye Trump untuk mengekspose Tiffany jelang Pilpres 2016.

Koresponden media tersebut, Alessandra Stanley mengaku dia diizinkan untuk berbicara dengan Ivanka, Marla, dan banyak lainnya. Tapi tidak pada Tiffany.

Trump juga terdengar tak sepenuh hati memuji Tiffany dalam wawancara Fox And Friends, tak lama setelah pilpres.

“Aku sangat bangga dengan anak-anakku,” kata Trump. “Aku sangat bangga, karena Don, Eric, dan Ivanka — Anda tahu, pada tingkat lebih rendah karena dia baru saja lulus dari sekolah, dari perguruan tinggi – tapi, eh, Tiffany, dia juga menjadi begitu hebat.”

Komentar canggung itu tidak luput dari perhatian, menjadi berita utama di Mashable, Daily Mail, dan New York Daily News.

Diperkirakan akan sulit bagi Tiffany untuk mengikuti jejak saudara-saudaranya ikut mengendalikan kerajaan bisnis sang ayah. Ia juga satu-satunya anak Donald Trump yang sudah berusia dewasa, yang namanya tak dimasukkan dalam tim transisi — meski ia mungkin tak menginginkannya.

Dia baru hadir dalam kampanye Donald Trump pada pekan-pekan terakhir — atau muncul memadamkan kontroversi yang dipicu ayahnya seperti yang dilakukan Ivanka.

Saat ini, Tiffany tinggal di New York, dekat Trump Tower. Perempuan itu sedang mengejar karier di bidang hukum.

“Ivanka punya branding, personality, dan konsistensi di Instragram-nya,” kata salah satu temannya pada Vanity Fair.

Namun, Tiffany yang baru berusia 23 tahun terjun ke pusaran kekuasaan baru sang ayah tanpa polesan. “Ia masih berjuang mencari jati diri di luar nama besar keluarganya,” kata dia.

(red/andhi/urhartanto/SN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!