PNS di Kementerian Agraria Tetap Masuk Kerja di Tanggal Merah

redaksi.co.id - PNS di Kementerian Agraria Tetap Masuk Kerja di Tanggal Merah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menggelar rapat koordinasi dengan beberapa instansi...

38 0

redaksi.co.id – PNS di Kementerian Agraria Tetap Masuk Kerja di Tanggal Merah

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menggelar rapat koordinasi dengan beberapa instansi pusat dan daerah pada Selasa, 27 Desember kemarin. Dalam rapat ini, Kementerian PANRB dan beberapa instansi membicarakan wacana pelayanan publik yang tetap berlangsung pada Sabtu dan Minggu atau hari libur sehingga mengharuskan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tetap masuk di tanggal merah.

Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gunawan Muhamad mengaku siap melaksanakan ketentuan masuk di hari sabtu, minggu atau tanggal merah apabila memang diterapkan.

Sebenarnya, selama ini Kantor Pertanahan tetap membuka pelayanan pada Sabtu dan Minggu. Namun memang,jam operasional di hari Sabtu dan Minggu tersebut berbeda dengan hari kerja biasa.

Dia menerangkan, dalam mengelola PNS yang masuk di hari libur tersebut, Kementerian ATR menjalankan mekanismemasuk secara bergantian atau shift. Kemudian, PNS tersebut mendapat kompensasi libur pada hari lain. Selain itu, PNS yang masuk mendapat tambahan insentif.

“Kami (BPN) sudah menerapkan sistem masuk secara bergantian di hari Sabtu dan Minggu di seluruh Kantor Pertanahan,” kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Namun begitu, penerapan sistem tersebut bukan tanpa kendala. Pasalnya, pelayanan pertanahan juga terkait dengan sektor lain. Sebagai contoh, pengurusan tanah juga melibatkan bank.

“Kalau kami sudah membuka pelayanan pada Sabtu Minggu, tapi bank tidak buka, tetap saja diprosesnya pada hari kerja berikutnya,” kata dia.

Dia menambahkan, kompensasi dari sistem shift masih sangat rendah. Hal itu membuat PNS tidak tertarik. Oleh karenanya, dia menyarankan perlunya kajian lebih mendalam terkait pelayanan di hari libur.

Sebaiknya pelayanan publik Sabtu Minggu diprioritaskan pada jenis pelayanan yang bisa selesai dengan waktu sehari. “Jadi tidak menyisakan urusan di hari berikutnya,” tandas dia. (AMd/Gdn)

(red/hmad/yaiku/AS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!