Kisah Umat Kristen Rayakan Natal di Pakistan

redaksi.co.id - Kisah Umat Kristen Rayakan Natal di Pakistan Umat Kristen di Pakistan merayakan Natal dengan meriah meski dibayangi kesedihan atas sejumlah peristiwa berdarah yang dilakukan...

53 0

redaksi.co.id – Kisah Umat Kristen Rayakan Natal di Pakistan

Umat Kristen di Pakistan merayakan Natal dengan meriah meski dibayangi kesedihan atas sejumlah peristiwa berdarah yang dilakukan oleh sekelompok orang. Di Peshawar, seperti dilaporkan kontributor Tempo Fazal Khaliq, perayaan Natal dipusatkan di Katedral Saint John. Pastor Humphrey Sarfraz Peter memimpin ibadah Natal. Doa khusus ditujukan untuk kemakmuran dan pembangunan Pakistan.Perayaan Natal yang meriah juga berlangsung di gereja All Saint Church Kohati Gate. Namun suasana Natal di sini agak berbeda karena secara khusus Natal 2016 dihadiri para keluarga korban ledakan bom kembar pada tanggal 22 September lalu. Umat mendoakan para keluarga korban dan tetap mengenang peristiwa tragis itu. Pada malam harinya, acara khusus digelar untuk menyampaikan rasa simpati terhadap para keluarga korban ledakan bom kembar. Sebuah acara pesta Natal digelar di sekolah Edwardes School Kohati. Di sini perempuan dan anak-anak berkumpul dan bergembira bersama. Bom kembar meledak di area gereja All Saint’s Church di Kohati Gae, Peshawar pada 22 September lalu. Ledakan menewaskan 80 orang dan melukai lebih dari 100 orang. Dua orang pelaku ledakan tewas dalam aksi bom bunuh diri itu. All Saint Church di kawasan Kohati Gate merupakan simbol perdamaian dan harmoni selama ini. Kegembiraan Natal berlanjut di rumah Gubernur Peshawar, Iqbal Zaar Jhagra dengan pemotongan kue. Perayaan itu bersamaan dengan peringatan ulang tahun Bapak pendiri Pakistan, Mohammad Ali Jinnah dan Perdana Menteri Nawaz Sharif. Perayaan Natal meriah juga dirasakan umat Kristen di distrik Swat. Menariknya, perayaan Natal juga diramaikan dengan kehadiran tak hanya umat Kristen, tapi juga Hindu, Sikh, dan Muslim beserta pejabat pemerintah setempat dan kepolisian.Pastor Samuel Gil mengatakan, kelahiran Yesus Kristur memberikan pesan global tentang perdamaian dan harapan. “Saya bahagia menyaksikan orang-orang dari keyakinan berbeda hadir bersama kita untuk bersama-sama merasakan kebahagiaan dan menunjukkan cinta kasih dan afeksi kepada umat Kristen,” kata Pastor Samuel Gil. Ia kemudian meminta masyarakat dari semua keyakinan untuk bersama-sama bersatu demi harmoni antaragama karena umat manusia di seluruh duna saat ini membutuhkan cinta kasih dan perdamaian. Semua pemangku kepentingan dan para pemimpin dapat memainkan perannya untuk mewujudkannya. Ucapan selamat Natal disampaikan oleh sejumlah pejabat Pakistan. Mereka menyampaikan solidaritas mereka dengan komunitas Kristen di Pakistan.MARIA RITA | DAWN

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!