Ini Catatan KY Soal Hakim yang Bermasalah Selama 2016

redaksi.co.id - Ini Catatan KY Soal Hakim yang Bermasalah Selama 2016 Komisi Yudisial membenarkan rilis Mahkamah Agung yang menyatakan jumlah hakim yang diajukan ke sidang Majelis...

37 0

redaksi.co.id – Ini Catatan KY Soal Hakim yang Bermasalah Selama 2016

Komisi Yudisial membenarkan rilis Mahkamah Agung yang menyatakan jumlah hakim yang diajukan ke sidang Majelis Kehormatan makin sedikit. Juru bicara Komisi Yudisial, Farid Wajdi, mengatakan data itu memang menunjukkan tren penurunan kuantitas sejak tiga tahun terakhir.MA mencatat sebanyak 13 hakim diajukan ke sidang Majelis Kehormatan pada 2014, 6 orang pada 2015, dan 3 orang hingga 27 Desember 2016. Namun kita tidak bisa mengambil kesimpulan terlalu cepat untuk menyatakan bahwa hakim makin baik perilakunya. Farid menyampaikannya melalui keterangan tertulis, Kamis, 29 Desember 2016.Dalam catatan Tim Analisis Media KY, sepanjang 2016 terdapat 28 pejabat pengadilan yang kasusnya mencuat ke media. Sebanyak lima di antaranya melibatkan nonhakim dan 23 hakim. Farid menjelaskan data operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Februari 2016 hingga awal September 2016, banyak di antaranya berhubungan dengan aparat pengadilan, khususnya hakim.Begitu juga dengan catatan laporan pengaduan kepada KY tentang dugaan pelanggaran kode etik hakim, sejauh ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Menurut Farid, penurunan jumlah hakim yang diajukan ke Majelis Kehormatan tidak bisa menjadi acuan perilaku hakim.Pascakenaikan gaji hakim melalui Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2012, modus pelanggaran bergeser. Dari yang tadinya terang dan kasar, sekarang ini bertransformasi menjadi lebih rapi dan sistemik. Dari semua fakta itu, kata Farid, ekspektasi positif tak boleh dilupakan. Peraturan pemerintah itu, menurut dia, berkontribusi menekan kebutuhan hakim untuk bertindak buruk. Tapi, apakah ini satu-satunya solusi lantas semua masalah selesai? Tentu saja tidak. REZKI ALVIONITASARI

(red/usland/argarito/RM)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!