Pilot Diduga Mabuk, Kementerian Perhubungan Tegur Citilink

redaksi.co.id - Pilot Diduga Mabuk, Kementerian Perhubungan Tegur Citilink Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo memberikan surat peringatan pertama kepada Direktur Utama PT Citilink Indonesia...

56 0

redaksi.co.id – Pilot Diduga Mabuk, Kementerian Perhubungan Tegur Citilink

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo memberikan surat peringatan pertama kepada Direktur Utama PT Citilink Indonesia Albert Burhan. Surat peringatan tersebut diberikan menyusul laporan kejadian operasional pesawat A3210 dengan nomor penerbangan QG 800 di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada 28 Desember 2016.Surat peringatan kepada Albert Burhan tersebut ditandatangani oleh Suprasetyo. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga telah meminta klarifikasi kepada PT Citilink Indonesia. Kami mendapati sejumlah penyimpangan, kata Suprasetyo dalam surat peringatan yang dikeluarkan Kamis, 29 Desember 2016.Suprasetyo menjelaskan dalam temuannya pada pesawat A320 nomor penerbangan QG 800, tidak dilaksanakan pengecekan kesehatan sebelum terbang sesuai dengan Civil Aviation Safety Regulation (CASR) 121.535 (a) dan (b). Tidak dilaksanakan briefing kepada PIC sebelum terbang sesuai CASR 121.601. Selain itu, PIC tidak memenuhi reporting time PT Citilink Indonesia sesuai dengan OM A 7.3.4.1. PIC melakukan passanger announce yang tidak sesuai standard PT Cilitink Indonesia sesuai dengan OM A appendix A.5.8.2. Termasuk juga tidak dilaksanakan boarding sesuai prosedur OM A appendix B, yaitu PIC boarding bersamaan dengan penumpang.Suprasetyo meminta agar PT Citilink Indonesia melaksanakan investigasi internal. Ia mendesak Citilink Indonesia segera melaksanakan perbaikan dan pencegahan agar kejadian tidak terulang di masa akan datang.Selain itu, Suprasetyo meminta kepada PT Citilink Indonesia untuk membebastugaskan penerbang Kapten Tekad Purna Agniamartanto sementara. Permintaan tersebut digulirkan hingga selesainya proses investigasi. Ia pun meminta Citilink untuk melaporkan hasil pelaksanaan investigasi internal dan pemberhentian tugas sementara tersebut.DANANG FIRMANTO

(red/atno/wi/anto/RDS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!