Facebook Tengah Mengembangkan Alat Komunikasi Lewat Telepati

redaksi.co.id - Facebook Tengah Mengembangkan Alat Komunikasi Lewat Telepati Di kalangan jurnalis teknologi, Facebook selalu menjadi salah satu daya tarik besar. Saat ini salah satu yang...

33 0

redaksi.co.id – Facebook Tengah Mengembangkan Alat Komunikasi Lewat Telepati

Di kalangan jurnalis teknologi, Facebook selalu menjadi salah satu daya tarik besar. Saat ini salah satu yang kerap menjadi bahasan adalah divisi misterius yang dimiliki perusahaan itu yang disebut dengan Building 8.

Menempati Salah satu bagian dalam kompleks Facebook, di Mountain View, California, Amerika Serikat, divisi Building 8 ditunjukan untuk menciptakan perangkat keras “yang secara seksama menyatukan dunia fisik dan dunia digital”. Tim ini disebut-sebut sebagai unit mandiri yang hanya diberi batas waktu 2 tahun untuk beroperasi. Pembentukan tim temporer seperti ini jamak dilakukan di Facebook. Sejak 2016 tim ini dipimpin oleh Regina Dugan, mantan Direktur DARPA (Lembaga Riset Teknologi Pertahanan Amerika). Yang tak kalah menarik apa yang disebut-sebut tengah dikerjakan oleh tim Building 8 ini. Menurut bocoran yang didapat Business Insider , mereka tengah berusaha mewujudkan mimpi pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, untuk menciptakan gadget yang memungkinkan manusia saling berkomunikasi lewat gelombang otak. Menurut Business Insider , tim tersebut sudah mengalami kemajuan dan kian dekat untuk mewujudkan menciptakan alat yang memungkinkan manusia berhubungan secara telepati tersebut. Bocoran didukung oleh sejumlah fakta termasuk usaha Building 8 untuk merekrut sejumlah ahli yang memiliki spesialisasi neuroimaging dan “electrophysiological data”. Mereka disewa untuk menciptakan platform komuniasi masa depan. Facebook menolak untuk memberi tanggapan terkait hal ini. Tapi, pada 2015, Zuckerberg sendiri mengakui bahwa perusahaannya memang benar tengah berusaha menciptakan alat komunikasi yang memanfaatkan kontrol otak dan telepati. “Suatu hari saya yakin kita akan bisa menggapai pikiran orang lain hanya dengan menggunakan teknologi. Anda hanya perlu berpikir sesuatu dan kawan Anda dengan segera akan merasakannya,” kata dia. BISSINESS INSIDER | NURDIN

(red/endarmono/l/idarto/HAS)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!