Konvoi Kendaraan Rayakan Kelulusan Masih Terjadi

REMBANG Redaksi.co.id -Masih maraknya konvoi arak-arakan kendaraan pelajar di jalan umum usai pengumuman kelulusan ujian sekolah, Jumat (15/2) dinilai akibat adanya pembiaran oleh pihak sekolah. Karena itu...

6 0

REMBANG Redaksi.co.id -Masih maraknya konvoi arak-arakan kendaraan pelajar di jalan umum usai pengumuman kelulusan ujian sekolah, Jumat (15/2) dinilai akibat adanya pembiaran oleh pihak sekolah. Karena itu Komisi D DPRD Rembang dalam waktu dekat akan memanggil dinas pendidikan, agar kejadian tersebut tak terulang.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Rembang Zaimul Umam saat dihubungi kemarin. Menurutnya, masih adanya siswa di Rembang yang merayakan kelulusan dengan cara konvoi di jalan umum akibat lemahnya pengawasan dari pihak sekolah dan begitu juga Dinas Pendidikan Rembang.

“Seharusnya, pihak sekolah ada tindakan antisipasi sebelumnya. Kami akan segera membahas persoalan ini dalam rapat dan memanggil Dinas terkait,”ungkap Zaimul Umam yang juga Sekertaris fraksi PPP.

Menurut Umam, seharusnya ada himbauan tegas dari semua sekolah untuk melarang siswanya melakukan pawai arak-arakan kelulusan.

“Selain mengganggu ketertiban berlalu-lintas, dapat membahayakan murid itu sendiri sebab seringkali menimbulkan kecelakaan,” tukasnya.

Umam menyebutkan, ada cara-cara lain yang lebih baik untuk merayakan kelulusan. Dia mencontohkan yang dilakukan Madrasah Aliyah Lasem. Usai mengumumkan kelulusan 100 persen, seluruh siswa di sekolah ini didampingi para guru menanam seribu pohon di petak lahan Perhutani BKPH Gunung Lasem.

Tak hanya itu, ratusan pelajar sekolah MAN Lasem juga membacakan ikrar dan membubuhkan tanda tangan di atas selembar spanduk yang intinya menolak keras konvoi kendaraan, maupun corat coret seragam setelah pengumuman kelulusan.(Hasan)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!