Usai Bertengkar dengan CNN, Trump Temui CEO AT&T

16

redaksi.co.id – Usai Bertengkar dengan CNN, Trump Temui CEO AT&T

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) bertemu dengan pimpinan AT&T Inc di tengah penentangan pembelian telekomunikasi raksasa Time Warner senilai 85,4 miliar dolar AS. CEO AT&T Randall Stephenson bertemu dengan Trump di Trump Tower pada Kamis (12/1).

Juru bicara transisi Sean Spicer kepada wartawan tidak memberikan rincian tentang pertemuan tersbut. Ia juga tidak mengomentari apakah Trump tetap menentang kesepakatan.

Seperti dilansir dari Los Angeles Times, Trump telah bertemu dengan banyak kepala eksekutif perusahaan beberapa pekan terakhir ini. Spicer mengatakan, fokus utama presiden terpilih tersebut adalah bagaimana perusahaan dapat terus menciptakan lapangan kerja, meningkatkan upah dan mengidentifikasi kebijakan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

Juru bicara AT & T Michael Balmoris mengatakan, kesepakatan terkait Time Warner tidak dibahas dalam pertemuan tersebut. “Percakapan terfokus pada bagaimana AT & T dapat bekerja dangan administrasi Trump untuk meningkatkan investasi di AS, merangsang penciptan lapangan kerja di Amerika dan membuat perusahaan-perusahaan Amerika lebih kompetitif secara global,” katanya.

Trump tidak berbicara tentang kesepakatan bisnis sejak pemilu, tapi perseteruan yang sedang terjadi dengan CNN berkobar lagi pekan ini. Jaringan kabel tersebut memberitakan tuduhan Rusia berkompromi dengan Trump.

Trump telah membantah tuduhan tersebut dan menuduh CNN melakukan pemberitaan palsu. Ia pun sempat adu mulut dengan reporter CNN Jim Acosta pada konferensi pers Rabu (11/1) dan mengecam jaringan media tersebut melalui Twitter.

Sementara itu, AT&T mengindikasikan dalam surat pengajuan pekan lalu bahwa kesepakatan itu tidak akan membutuhkan persetujuan Komisi Komunikasi Federal (FCC). Sebab Time Warner tidak perlu mentrasfer lisensi FCC untuk At&T.

Saham Time Warner telah meningkat terus sejak pemilu, naik lebih dari 8 persen sejak 9 November. Hal ini mencerminkan sentimen Wall Street yang mengatakan pengangkatan sumpah Trump menjadi pertanda baik untuk persetujuan kesepakatan AT&T.

(red/ambertus/usi/urek/LLH)

loading...

Comments

comments!