Ajaib, Nenek Ini Sembuhkan Sakit Dengan Jilati Mata Pasien

redaksi.co.id - Ajaib, Nenek Ini Sembuhkan Sakit Dengan Jilati Mata Pasien Hava Celebic, nenek berusia 80 tahun asal sebuah desa di Crnjevo, utara Bosnia-Herzegovina menjadi populer...

25 0

redaksi.co.id – Ajaib, Nenek Ini Sembuhkan Sakit Dengan Jilati Mata Pasien

Hava Celebic, nenek berusia 80 tahun asal sebuah desa di Crnjevo, utara Bosnia-Herzegovina menjadi populer setelah dia dikabarkan memiliki keistimewaan dalam menyembuhkan penyakit mata. Metode penyembuhannya terbilang unik yakni dengan hanya menjilat bola mata pasien.Hana atau juga yang dikenal sebagai Nana Hava, dikatakan telah menyembuhkan sekitar 5.000 orang yang mengalami sakit mata menggunakan teknik aneh itu.Wanita tua itu mengklaim, dia merupakan satu-satunya individu di dunia ini yang memiliki keistimewaan tersebut dan mengenakan biaya 10 euro (sekitar Rp 145 ribu) kepada pasiennya.Teknik pengobatan Nana Hava ini dimulai dengan berkumur alkohol terlebih. Lantas, ia mulai menjilat bola mata pasien untuk membuang serpihan besi, debu, atau kaca yang mengganggu indera penglihatan pasiennya.”Saya mempelajari teknik ini dari seorang wanita yang juga dikenal sebagai Hava. Tapi, saya gagal mewariskan keterampilan ini kepada pewaris saya karena mereka merasa jijik untuk menempelkan lidahnya di mata orang lain,” ujar Nana Hava seperti dikutip Metro.uk .Dia juga berniat mendonorkan organ tubuhnya itu jika meninggal nanti. “Saya ingin lidah saya dipotong ketika saya mati nanti sehingga organ ini dapat membantu orang lain,” katanya.Lebih menakjubkan, pasien Nana Hava tidak hanya datang dari kalangan penduduk lokal tapi ada yang berasal dari Amerika Serikat dan Rusia untuk mendapatkan perawatan unik itu.”Banyak obat modern yang tidak membantu meringankan derita pasien sedangkan mereka dikenakan biaya yang mahal. Saya tidak akan mengenakan biaya pasien yang tidak bekerja atau tidak memiliki uang,” katanya, seperti yang dilansir Metro.uk pada 26 Januari 2017.METRO.UK | YON DEMA

(red/ochman/rief/RA)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!