5 Bek Dunia yang Paling Ganas di Depan Gawang

redaksi.co.id - 5 Bek Dunia yang Paling Ganas di Depan Gawang Meskipun tugas seorang bek adalah di depan kiper untuk memastikan lawan tak mencetak gol, kadang...

75 0

redaksi.co.id – 5 Bek Dunia yang Paling Ganas di Depan Gawang

Meskipun tugas seorang bek adalah di depan kiper untuk memastikan lawan tak mencetak gol, kadang mereka tak bisa menahan hasrat membantu penyerangan. Ada lima bek kelas dunia yang terkenal kerap mengancam gawang lawan.

Bahkan, sebuah fakta mengejutkan tercipta untuk salah satu bek Real Madrid, Sergio Ramos. Bahkan, dari 11 penampilan di La Liga, Ramos sudah mencetak enam gol.

Hal ini tentu menarik. Sebab tugas utama Sergio Ramos adalah membantu pertahanan. Tapi saat dalam kondisi bola mati seperti tendangan bebas atau tendangan sudut, pemain belakang kerap menjadi pemecah kebuntuan tim.

Ramos hanya contoh saja. Masih ada nama-nama lain yang selalu menjadi ancaman lawan meski berposisi sebagai bek. Berikut daftarnya:

Marcelo

Bek kiri Real Madrid ini salah satu yang moder. Dia seperti tak kenal lelah untuk menjalani dua tugas, yakni menyerang dan bertahan.

Marcelo memainkan hampir seperti sayap saat timnya berada dalam posisi menyerang. Bek 28 tahun ini bahkan telah mencetak lebih dari 25 gol untuk Real Madrid.

Tidak ada keraguan bahwa Marcelo adalah bek kiri terbaik di dunia. Kehebatannya menyerang adalah alasan besar mengapa dia pantas menyandang predikat itu. Musim ini, dia telah terlibat dalam 5 gol di semua kompetisi.

Marcelo seakan menjadi penerus Roberto Carlos di Real Madrid. Bedanya, Carlos kerap menjadi pengeksekusi bola-bola mati Real Madrid.

Seamus Coleman

Kapten Republik Irlandia, Seamus Coleman adalah salah satu bek kanan paling eksplosif di dunia. Everton cukup beruntung memiliki duo full-back paling membahayakan dengan Leighton Baines dan Coleman.

Baines mungkin lebih berpengalaman dari Coleman. Namun, Coleman tak bisa diremehkan. Bahkan, keduanya acap saling bergantian mengisi kekosongan.

Bahkan, bek 28 tahun itu telah terlibat dalam 5 gol dalam 19 penampilan. Coleman memberikan dukungan untuk lini tengah dengan pergi keluar melebar serta membuka ruang di sebelah kiri.

Punya bek sayap lincah seperti ini memudahkan tugas gelandang-gelandang Everton seperti Charles Barkley.

Hector Bellerin

Bellerin dengan cepat menjadi salah satu yang terbaik di posisi defender. Bila Anda sedang mencari bek tangguh dalam permainan modern, sulit untuk menemukan pemain dengan potensi kuat dalam serangan dan bertahan. Nama itu cocok disematkan kepada Bellerin.

Kecepatan Bellerin dikombinasikan dengan insting bertahan yang cukup lugas. Kedatangan Bellerin ke dalam tim, pertama kali muncul secara kebetulan ketika Mathieu Debuchy cedera ligamen pergelangan kaki pada bulan September 2014.

Saat ini, dia sudah meraih dua assists dan mencatatkan 1,5 successful dribbles per laga. Dia bahkan dikait-kaitkan mirip permainannya dengan legenda Arsenal, Lee Dixon.

Bellerin sudah lama diinginkan oleh Barcelona. Sayang, bek lincah ini sudah diperpanjang kontraknya oleh Barcelona.

David Alaba

Alaba adalah salah satu bek terbaik dan paling serbaguna di dunia. DIa merupakan spesialis bola mati milik Bayern Muenchen dan telah mencetak gol tercepat ketujuh dalam sejarah Bundesliga, yakni 25,02 detik.

Bek 24 tahun ini bisa dimainkan di sisi sayap ketika formasi Bayern Muenchen menyerang. Pemain asal Austria ini telah mencetak satu gol musim ini buat Bayern.

Bahkan, dia sudah melakukan lima assists dengan akurasi umpan mengejutkan, yakni mencapai 90,7 persen. Alaba rata-rata telah mencatatkan 1,7 key pas di Bundesliga.

Sergio Ramos

Sergio Ramos sudah mencetak enam gol untuk Real Madrid di La Liga 2016/17. Tak ada bek lain di lima liga top Eropa yang lebih produktif daripada Ramos.

Dua gol di dua final Liga Champions yang berbeda menjadi salah satu prestasi membanggakan buat bek 30 tahun itu. Dia dianggap punya sundulan kepala yang mematikan di dunia.

Ramos sendiri bisa dibilang sangat stabil. Dia telah mencetak gol di setiap musim sejakdidatangkan dari Sevilla satu dekade lalu.

I. Eka Setiawan

(red/ainin/adziroh/LN)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!