Eks Bos Situs Rasis Breitbart Jadi Anggota Dewan Keamanan AS

redaksi.co.id - Eks Bos Situs Rasis Breitbart Jadi Anggota Dewan Keamanan AS Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan kursi permanen kepada mantan bos situs berita kubu...

35 0

redaksi.co.id – Eks Bos Situs Rasis Breitbart Jadi Anggota Dewan Keamanan AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan kursi permanen kepada mantan bos situs berita kubu kanan-jauh, Breitbart, Steve Bannon di Dewan Keamanan Nasional (NSC). Rapat di NSC membahas isu yang sangat sensitif dan hanya dihadiri para pejabat top pemerintah AS. Donald Trump beralasan penempatan Bannon sebagai bagian dari reorganisasi di dalam tubuh NSC. Selain Bannon, Donald Trump juga memberikan kursi kepada Reince Priebus, kepala stafnya di rapat-ralat NSC. Setelah mengangkat Bannon dan Priebus, Donald Trump menyingkirkan Joseph Dunford, Panglima tertinggi militer AS yang memiliki kursi permanen di NSC. Hal sama juga dilakukan terhadap Direktur Intelijen Nasional John McConnel. Menurut Donald Trump, Dunford dan McConnel hanya akan hadir dalam rapat yang berhubungan dengan tanggung jawab dan keahlian mereka. Di masa presiden Barack Obama dan George W Bush, Dunford dan McConnel memiliki kursi tetap di NSC.Selain mengganti posisi anggota NSC, Donald Trump juga menandatangani memorandum eksekutif tentang reogranisasi NSC dan pembentukan rencana pemberangusan ISIS. Bannon, 62 tahun, yang tidak punya pengalaman di bidang keamanan nasional ini dikenal rasis dan anti-Islam. Ia pendukung supremasi orang-orang kulit putih. Ketika Andrew Breitbart meninggal mendadak tahun 2012, Bannon mengambil alih Breitbart. Sikap yang rasis, anti-muslim, dan anti-imigran, tercermin dalam berita-berita yang muncul di Breitbart. Bannon juga merupakan salah seorang yang ikut membantu pembuatan keputusan eksekutif Donald Trump yang melarang negara-negara muslim masuk ke Amerika Serikat. Pekan lalu, Bannon saat diwawancara New York Times menyatakan media merupakan partai oposisi yang seharusnya menutup mulutnya. Ia juga menggambarkan dirinya sebagai pengikut Lenin dan ekonom nasionalis. GUARDIAN | MIRROR | MARIA RITA

(red/urista/urnamasari/NP)

In this article

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!