Bukan Barcelona, Eks Pelatih Chelsea Ungkap Klub Pertama yang Peragakan Tiki-taka

oleh

redaksi.co.id – Bukan Barcelona, Eks Pelatih Chelsea Ungkap Klub Pertama yang Peragakan Tiki-taka

Laporan Wartawan SuperBall.id, Muhammad Robbani

Mantan Pelatih Chelsea Avram Grant membuat pernyataan mengejutkan soal penemu ide sebenarnya permainan tiki-taka.

Grant menyebut, jauh sebelum Barcelona memainkan tiki-taka, klub Inggris ini disebut Grant menjadi penemu tiki-taka.

Liverpool adalah klub sepak bola pertama yang telah memperagakan permainan operan-operan pendek pemain dengan bantuan pergerakan tanpa bola oleh anggota tim lainnya.

Pelatih asal Israel itu menyebut, Liverpool sudah mengadopsi tiki-takasaat diasuh Bob Paisley di era 1970-an atau belasan tahun sebelum Barcelona memainkannya pada era awal 1990-an.

Avram Grant

“Cara bermain mereka pada saat itu sangat sulit dipercaya, saya pikir orang-orang tidak ingat bagaimana dia (Paisley) mengubah gaya bermain sepak bola Inggris,” ungkap Grant sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Liverpool Echo, Senin (30/1/2017).

“Tak ada tim yang bermain seperti itu sebelumnya (selain Liverpool), mereka memainkan bola di tanah bukan dengan memberikan umpan ke udara, dan hasilnya mereka juara Piala Eropa (sekarang Liga Champions) tiga kali.”

“Sejak saat itu, saya terus menyaksikan langsung permainan mereka dan itu adalah hal yang sangat fantastis melihat: tap, tap, tap, tap, tap, atau yang sekarang disebut sebagai tiki-tiki, mereka lah yang pertama memulainya,” jelasnya.

Paisley adalah pelatih legendaris Liverpool yang menggantikan pelatih legendaris lainnya, Bill Shankly yang meninggalkan klub pada 1974.

Kepergian Shankly praktis membuat Paisley yang merupakan asistennya naik jabatan dan kemudian memberikan 20 gelar selama sembilan tahun mengasuh The Reds.

Sampai saat ini, Paisley adalah satu-satunya pelatih yang bisa mempersembahkan tiga gelar kompetisi klub Eropa sebanyak tiga kali 1976/77, 1977/78, dan 1980/81.

Bob Paisley

Selain tiga gelar Eropa itu, Paisley sudah memberikan gelar Eropa lain di periode sebelumnya yakni UEFA Cup (sekarang Liga Europa) pada 1975/76.

Periode 1970-80an memang era keemasan Si Merah yang mendominasi tanah Inggris dan Eropa yang membuat mereka mengoleksi banyak gelar.

Bermodal pemain-pemain berkelas seperti Kenny Dalglish atau Ian Rush, Si Merah menjadi role-model klub-klub Eropa yang saat ini hanya tinggal menjadi kenangan.

Inilah contoh permainan tiki-taka yang dimaksud Avram Grant yang sudah dimainkan Liverpool pada tahun 1974:

(red/usland/argarito/RM)

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!