Apa Bedanya Kaktus dan Sukulen? Plus Cara Perawatan dan Tips Untuk Pemula!

oleh
loading...

Kalau bicara soal tanaman, biasanya yang terbayang di kepala adalah berkebun di lahan yang luas atau bercocok tanam di sawah. Tetapi bagi yang tinggal di perkotaan, jumlah lahan seringkali menjadi hambatan. Oleh karena itu, untuk menyiasatinya, warga perkotaan biasanya menggunakan alternatif kebun vertikal. Selain itu, ketimbang pohon yang memakan banyak tempat, tanaman hias dan tanaman kecil seperti kaktus kerap kali menjadi pilihan.

Saat ini, kaktus dan sukulen memang sedang nge-tren. Namun, tidak semua orang mungkin paham dengan cara perawatan kaktus dan sukulen. Bahkan mungkin ada yang belum tau perbedaan dari kaktus dan juga sukulen. Karena itu, kali ini Kania ingin berbagi sedikiti tips dan trik untuk merawat tanaman khususnya kaktus dan sukulen!

loading...

 

 

IMG_8173.JPG

 

Pada dasarnya, sukulen bukan merupakan nama sebuah family tumbuhan seperti kaktus. Sukulen merupakan istilah untuk tumbuhan yang mempunyai karakter menyerap dan menyimpan air pada batang utamanya. Secara fisik sukulen memiliki kelopak seperti daun.  Sementara itu, kaktus mengganti  jaringan daun dalam bentuk duri.  Jadi semua kaktus adalah tanaman sukulen. Namun tidak semua sukulen adalah kaktus.

Informasi umum yang sering kita dengar mengenai bagaimana merawat kaktus dan sukulen adalah kita tidak boleh terlalu banyak menyiramnya dengan air. Tapi sebenarnya bukan hanya itu. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat tanaman kaktus dan sukulen seperti cahaya, media tanam dan wadah yang kita pakai untuk menanam.

 

05.JPG

 

Kaktus dan sukulen merupakan tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya yang  lebih banyak dibanding tanaman jenis lainnya. Namun bukan berarti kaktus dan sukulen bisa ditempatkan di area yang terkena sinar matahari langsung. Mereka membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan tempat dan lingkungan yang baru. Sebaiknya tempatkan tanaman ini di area yang terang namun tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Pilih media dan wadah tanam yang tepat. Campuran sekam, kompos dan pasir/kerikil merupakan kombinasi yang tepat untuk jenis tanaman ini. Selain itu, pilih wadah tanam/ pot yang memiliki lubang sebagai drainase agar air tidak menggenang. Penyiraman media tanam bisa dilakukan seminggu sekali dan penyemprotan seminggu dua kali.

Untuk kamu yang belum pernah menanam sukulen, mungkin akan khawatir atau ragu apabila tanaman tersebut cepat mati. Akan tetapi, jika kita bisa disiplin menerapkan faktor penempatan dan penyiraman yang tepat, kaktus dan sukulen bisa bertahan cukup lama seperti tanaman jenis lainnya.

 

IMG_6441.JPG

 

 

Sedangkan untuk dari segi biaya, harga kaktus dan sukulen sangat beragam tergantung jenisnya. Mulai dari yang termurah sekitar 5000 rupiah sampai ratusan ribu bahkan jutaan.

Nah, dimana kira-kira kamu bisa mendapatkan tanaman ini? Mudahnya kamu bisa mencarinya di penjual tanaman di pinggir jalan. Akan tetapi belakangan ini kaktus dan sukulen juga sering dijual di tempat wisata atau bahkan di supermarket.

 

IMG_8324.JPG

 

Itu dia beberapa tips dan informasi mengenai kaktus dan sukulen. Semoga dengan ini kamu jadi tidak ragu lagi untuk mencoba merawat tanaman! Kalau kamu belum berhasil di kaktus pertama atau kedua, jangan khawatir. Practice makes perfect. Semakin banyak berlatih, kamu akan semakin memahami letak kesalahan ketika merawatnya. Dengan begitu, kamu bisa merawat kaktus dan sukulen dengan lebih baik.

Selamat menanam!

Foto dari Rangga Kuzuma

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!