Siapapun Bisa Berkebun! Ini Dia Tips Merawat Tanaman Hias Kesayanganmu

oleh
loading...

“Merawat tanaman itu susah-susah gampang.”

Kania setuju sekali dengan pernyataan ini! Sudah tidak terhitung berapa banyak tanaman yang Kania rawat berakhir dengan mati di tangan Kania. Huhuhu… rasanya sedih sekali. Memang sih memelihara tanaman itu susah-susah gampang, lebih banyak susahnya daripada gampangnya malah. Apalagi kamu dituntut untuk memiliki ketelatenan super dalam melakukannya.

loading...

Karena itu, Kania mencoba mencari tahu beberapa cara untuk merawat tanaman. Ini dia tips berkebun untuk pemula yang bisa kita lakukan sama-sama.

 

img_7177

Mulailah dengan tanaman yang “tahan banting” di dalam rumah, seperti tanaman hias jenis Sansevieria dan Philodendron. Kedua tanaman ini merupakan tanaman yang mudah dirawat dan cocok sekali untuk pemula.

Ini dia beberapa contoh tanaman hias dan cara perawarannya yang dapat menjadi panduan untuk kamu:

  • Philodendron: semua jenis Philodendron itu cocok banget ditanam di dalam rumah. Mereka menyukai tempat rindang yang terkena banyak sinar matahari tidak langsung.
  • Sansevieria (lidah mertua): Tanaman ini bagus untuk di dalam maupun di luar rumah. Merupakan salah satu tanaman yang paling tangguh, karena susah untuk mati atau layu.
  • Peace Lily: Menyukai tempat teduh dengan tanah yang lembab. Kalau daunnya sampai layu, bisa jadi karena kebanyakan ataupun kekurangan air. Kamu bisa coba pelajari ujung daunnya untuk tahu kebutuhannya apa. Ujung daun yang kuning menandakan dia kebanyakan air, dan ujung daun yang gosong berarti tanaman kekeringan.
  • Spider Plant: Sama seperti Sansevieria, tanaman ini susah sekali untuk mati dan cepat berkembang biak.
  • Pothos Plant (sirih gading dan kawan-kawan): Sama seperti Sansevieria, tanaman ini susah sekali untuk mati dan cepat berkembang biak.

 

Monstera deliciosa.jpegMonstera variegata.jpeg
Tanaman Monstera, Foto dari Shop with Sky

 

Kenali tanamannya, dan apa karakteristiknya. Ada loh tanaman yang suka air tapi tidak mau kebanyakan sinar matahari, dan sebagainya. Prinsip penyiramannya kalau tanaman terkena cahaya matahari yang banyak, penyiraman harus juga banyak. Kalau cahaya matahari kurang (seperti dalam ruangan), intensitas penyiraman juga dikurangi. Yang penting balance saja.

Ketahanan tanaman hias biasanya bergantung dari lingkungannya. Jika lingkungan cocok untuk tanaman, maka mereka bisa bertahan lama sekali, bahkan sampai bertahun-tahun dengan hasil anak cucu yang banyak banget, hehehe. Tapi kalau tanaman kamu tidak bertahan sebegitu lamanya, jangan sedih dan jangan patah semangat ya! Merawat tanaman adalah skill yang bisa dipelajari, bukan sekedar bakat. Hihi. Jadi, semakin banyak kamu belajar, kamu pasti akan semakin pandai.

 

img_7302-copy-rev

 

Nah, dengan berbekal tips tersebut, mudah-mudahan kemampuan bertanam Kania dan Kakak sekalian pun bisa semakin terasah ya 😄

 

Selamat bertanam!

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!