Home Living

8 Masalah yang Sering Terjadi pada Sofa dan Cara Memperbaikinya

Apakah kamu baru saja membeli sofa untuk mengisi ruang tamu? Wah, selamat ya. Selain menjadi bagian dari dekorasi ruangan, keberadaan sofa juga sangat bermanfaat.

Tidak percaya? Coba bayangkan, betapa banyaknya hal yang bisa kamu lakukan di sofa setiap hari. Mulai dari membaca buku, menonton televisi, mengobrol, atau sekadar tidur-tiduran. Oleh karena itu, sofa yang nyaman adalah investasi yang sangat bagus untuk meningkatkan kebahagiaan penghuni rumah.

Sofa baru yang berkualitas bagus tentu tidak diragukan kenyamanannya. Namun, semakin lama digunakan, kualitas sofa bisa saja berkurang. Apa penyebabnya?

Dalam tulisan ini, Kania akan mengulas 8 masalah yang biasa terjadi pada sofa kamu dan cara memperbaikinya. Semoga ini bisa membantumu untuk tetap menjaga kenyamanan beraktivitas di ruang tamu, ya.

  1. Terkena Noda

membersihkan-sofa-kulit-575x383

Noda adalah masalah paling umum yang terjadi pada sofa. Noda bisa disebabkan oleh berbagai hal, yaitu debu, tumpahan makanan atau minuman, bekas benda-benda berwarna yang lengket, dan sebagainya. Jika tidak segera dibersihkan, noda tersebut akan semakin lama semakin menebal sehingga sulit disingkirkan. Akibatnya, tampilan sofa menjadi tidak sempurna lagi.

Nah, sebelum hal itu terjadi, kamu harus lebih berhati-hati saat makan atau melakukan aktivitas lain yang berisiko sama di sofa. Jika perlu, batasi diri untuk tidak makan di area ini. Kamu juga bisa membersihkan sofa secara berkala sehingga tidak ada noda yang lengket dalam waktu yang lama.

Jika memang sudah terlanjur terjadi, segeralah membersihkan noda tersebut dengan kain basah. Usahakan supaya noda tidak terlalu lama mengotori sofa dan menyerap ke bagian dalam bahan sofa. Bila ini terjadi, kamu pasti akan semakin sulit membersihkannya.

Untuk mengatasi noda di sofa yang terlanjur membandel kamu bisa membersihkannya dengan telaten setiap hari. Jika perlu, gunakanlah cairan pembersih yang khusus digunakan untuk sofa. Jangan lupa, bersihkan sofa dengan hati-hati supaya tidak merusak permukaan kulit sofa tersebut.

Salah satu hal yang bisa kamu lakukan supaya noda tidak terlalu mengganggu tampilan sofa adalah dengan memilih warna yang cenderung gelap. Strategi ini akan sedikit menyembunyikan noda yang terlanjur melekat di sofa tersebut.

  1. Pudar dan Berubah Warna

 model-sofa-minimalis-modern-terbaru

Setelah sekian lama digunakan, sofa bisa mengalami perubahan warna. Ini memang tidak mengubah fungsi sofa secara umum, tetapi penampilannya menjadi tidak kinclong lagi. Apa sih yang menyebabkan hal ini terjadi?

Secara umum, ada beberapa hal yang menyebabkan perubahan warna pada sofa. Pertama, karena usia sofa yang sudah cukup lama. Kedua, penempatan sofa yang sering terpapar sinar matahari sehingga membuat warna sofa cepat pudar. Ketiga, karena kamu membersihkan sofa dengan bahan-bahan yang tidak ditujukan untuk membersihkan sofa.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengubah posisi sofa sehingga lebih terlindung dari sinar matahari langsung. Untuk membersihkan sofa pun kamu harus lebih berhati-hati lagi. Pastikan bahan dan alat pembersih yang kamu gunakan tidak merusak permukaan sofa.

Supaya tampilan sofa kembali bagus, kamu bisa mengganti kulit sofa sehingga kembali baru seperti sediakala.

  1. Pecah dan Mengelupas

sofa-mengelupas

Permasalahan lain yang sering terjadi adalah kondisi sofa yang pecah-pecah dan mengelupas. Kondisi ini tentu membuat sofa menjadi terlihat kurang cantik lagi. Ini juga bisa terjadi karena paparan sinar matahari atau bahan-bahan yang kamu gunakan sebagai pembersih sofa.

Namun, hal ini bisa juga terjadi karena kesalahan dalam proses produksi. Produsen sofa tidak membuat kulit sofa dari bahan yang mudah tertarik sehingga furnitur ini mudah pecah dan mengelupas ketika digunakan untuk duduk.

  1. Berjamur

 sofa-rusak

Bukan hanya tembok yang bisa berjamur, sofa juga bisa mengalami hal yang sama. Apalagi jika rumah kamu terletak di daerah yang lembap dan curah hujan yang tinggi. Kondisi ini akan menyuburkan kehadiran jamur di bagian dalam maupun permukaan luar sofa. Untuk mengatasinya, tempatkanlah sofa sebisa mungkin di area yang cukup hangat, tetapi jangan di bawah sinar matahari langsung.

Untuk membersihkan jamur, kamu bisa menggunakan alat dan pembersih khusus yang tidak memiliki efek samping terhadap sofa. Dengan demikian, furnitur kesayangan kamu ini akan terhindar dari masalah jamur.

  1. Berbau

sofa-bau

Pada kondisi tertentu, sofa bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap. Ini pasti akan sangat mengganggu, apalagi jika ada tamu yang berkunjung. Bukan hanya itu, aktivitasmmu di sekitar sofa pun pasti tidak akan terasa nyaman lagi.

Bau tidak sedap ini bisa jadi disebabkan oleh keberadaan jamur atau bertambahnya kelembapan pada sofa. Untuk mengatasinya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, antara lain menjemur sofa dan rajin membersihkan sofa. Tindakan ini akan menghilangkan bau yang tidak enak secara cepat.

Kamu juga bisa menggunakan akar wangi, bubuk kopi, baking soda, atau cuka untuk menghilangkan bau tidak sedap tersebut. Kamu hanya perlu menyemprotkan cairan yang berisi larutan baking soda atau cuka pada sofa, menaburkan bubuk kopi, dan meletakkan akar wangi pada area sofa tersebut. Setelah itu, jangan lupa membersihkannya dengan alat penyedot debu.

Selain itu, cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bau pada sofa adalah rajin membersihkan sofa, terutama permukaannya. Gunakanlah sabun mandi bayi supaya tidak sensitif terhadap kulit sofa. Untuk menyikatnya, pakailah sikat halus yang tidak merusak permukaan sofa yang terbuat dari kulit.

  1. Berkutu

jasa-cuci-sofa

Apakah kamu sering mengalami gatal-gatal setelah duduk di sofa? Ini pasti sangat mengganggu, ya. Kutu memang menjadi salah satu masalah pada sofa, terutama yang terbuat dari bulu-bulu halus.

Tempat ini kadangkala dimanfaatkan kutu sebagai ruang untuk berkembang biak. Kamu tentu tidak suka jika sofa yang kamu duduki menjadi sarang kutu. Oleh karena itu, segeralah membersihkannya supaya tidak menyebabkan gangguan kesehaatan yang lebih parah.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyemprot sofa dengan cairan pembunuh kutu. Cara ini mungkin saja kurang efektif karena kutu bisa bertahan pada bagian sofa yang paling dalam. Namun, yang paling penting adalah kamu berhasil menguranginya.

  1. Robek

service-sofa

Pada kondisi tertentu, sofa bisa mengalami masalah berupa keadaan robek. Sofa yang robek tentu tidak enak dipandang mata. Isi sofa bisa terlihat dan merusak tampilan sofa yang awalnya cantik.

Menjahit bagian yang robek tersebut bisa saja dilakukan. Namun, bekas jahitannya bisa saja membuat sofa terlihat kurang bagus. Solusi permanen yang bisa kamu lakukan adalah mengganti lembar penutup sofa dengan yang baru.

  1. Lembek

sofa-lembek

Sofa yang sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama bisa menjadi kempes. Meskipun awalnya cukup empuk, lama kelamaan sofa juga akan terasa kurang nyaman jika diduduki.

Duduk di sofa yang kempes tentu kurang menyenangkan. Apalagi jka di bawah sofa tersebut terdapat papan yang keras. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengganti busa sofa tersebut.

Nah, apakah sofa di rumahmu juga mengalami masalah? Jika sudah tidak bisa diperbaiki, beli yang baru saja di Dekoruma.

Related Articles

Back to top button
Close
Close