Home Living

Yuk Bikin Pupuk Organik dengan Bahan Tak Terduga dari Dapur!

Seperti manusia membutuhkan tambahan asupan vitamin untuk memperkuat tubuhnya, tumbuhan pun membutuhkan pupuk untuk membuatnya semakin subur dan kuat. Pupuk sendiri ada pupuk organik dan pupuk kimia. Seperti namanya, pupuk organik berasal dari hewan dan tumbuhan yang digunakan sebagai pupuk. Sedangkan pupuk kimia dibuat secara kimia. Setiap pupuk memiliki kelebihannya sendiri, tapi pupuk organik memiliki tingkat kesehatan yang lebih tinggi untuk tanaman maupun untuk orang yang akan mengonsumsi hasil dari tanaman tersebut.

Kalau kamu memiliki hobi berkebun, pastinya kamu akan membutuhkan pupuk untuk tanamanmu. Tidak perlu pergi membeli pupuk yang mahal, karena kamu bisa membuat pupuk dari sisa dapur kamu loh! Dengan demikian kamu bisa mengurangi jumlah sampah yang ada, dan tentunya bisa sekaligus berhemat.

pupuk-organik

Pada dasarnya, tanaman membutuhkan kandungan nitrogen, fosfor, dan potasium yang tinggi untuk tumbuh subur. Siapa yang menyangka kalau semua mineral yang dibutuhkan itu bisa ditemukan dari sisa dapur kamu loh! Seperti kulit pisang, ampas kopi, bahkan sampai kulit telur. Ya, mereka semua bisa digunakan untuk kesehatan tanaman kamu!

 

Pupuk Organik: Ampas Kopi

pupuk organik 5.jpg

Foto dari Our Permaculture Life

 

Secangkir kopi untuk menemani setiap aktivitas kamu di rumah memang menyenangkan, tapi akan lebih asyik lagi kalau ampasnya pun bisa kamu gunakan. Ampas kopi ternyata adalah pupuk alami yang dapat memberikan kandungan nitrogen untuk menyuburkan tanah loh. Bahkan asam yang dikandungnya dapat ikut meningkatkan kadar keasaman tanah. Bunga mawar, hydrangea dan bunga magnolia di rumahmu pasti akan tumbuh dengan senang!

Untuk menggunakannya, kamu tidak perlu mengolahnya lagi. Letakkan ampas kopi pada bagian dasar tanah pot tanaman sebanyak kurang lebih ¼ dari jumlah tanah yang digunakan. Kualitas tanahmu pun akan meningkat. Jadi, jangan langsung buang ampas kopimu ya.

 

Pupuk Organik: Kulit Pisang

Tentunya kamu sudah tidak asing dengan buah pisang. Bukan hanya dagingnya yang lembut dan harum, kulitnya juga memiliki semua kandungan baik yang dibutuhkan oleh tanamanmu. Katanya, kulit pisang merupakan pupuk paling tepat untuk pertumbuhan tanaman kamu loh! Ada banyak cara untuk menggunakannya menjadi pupuk.

 

pupuk organik 7.jpg

Foto dari The Frugal Chicken

 

Kamu bisa menggunakannya langsung. Letakkan kulit pisang di dalam lubang yang sudah kamu gali bersama dengan tanamanmu. Berada dekat dengan akar tanaman membuat nutrisi dari kulit pisang dapat diserap langsung oleh akar. Seiring dengan pertumbuhan tanaman, kulit pisang akan membusuk dan terurai dengan baik. Tanaman pun tumbuh dengan subur.

 

pupuk organik 9.png

Foto dari The Frugal Chicken

 

Kamu bisa memotong kulit pisang jadi potongan kecil. Dengan dipotong, kamu sudah membantu proses pembusukan dari kulit pisang, sehingga pelepasan nutrisi dan mineral di dalamnya bisa terjadi lebih cepat. Kubur potongan kulit pisang dengan kedalaman kurang lebih 10 cm di dalam tanah dan tanam tanamanmu. Sedikit saran dari Kania, sebaiknya kulit pisang diletakkan terlebih dahulu sebelum menanam tanaman. Jadi, kamu tidak perlu takut akan kemungkinan akar tanaman tersakiti ketika kamu menempatkan kulit pisang.

 

pupuk organik 6.jpg

Foto dari The Frugal Chicken

 

Kamu juga bisa mengambil airnya. Tanaman yang sudah tumbuh dengan baik pun tetap memerlukan tambahan nutrisi. Nah, Air rendaman pisang bisa jadi jawabannya. Rendam kulit pisang dalam air selama 2-3 hari. Setelah itu airnya bisa langsung kamu gunakan. Cara ini menguntungkan karena kamu dapat memberikan nutrisi pada banyak tanaman sekaligus tanpa membutuhkan puluhan kulit pisang.

 

pupuk organik 2.jpgpupuk organik 3.jpgpupuk organik 4.jpg

IKEA Rosepeppar Pot Tanaman | IKEA Tomat Botol Semprot | IKEA Knodd Tempat Sampah

 

Pupuk Organik: Kulit Telur

pupuk organik 1.jpg

Foto dari Buzz Nigeria

 

Hayooo, siapa yang suka makan telur? Kania suka loh. Diolah dengan cara apapun rasanya tetap enak. Hihihi. Ternyata kulitnya justru disukai oleh para tumbuhan, karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.

Ada 2 cara yang bisa kamu lakukan dalam mengolah kulit telur menjadi pupuk. Cara pertama adalah dengan menghancurkan kulit telur sampai halus, dan menyebarkannya di bawah permukaan tanah tanaman kamu.

Untuk cara kedua, adalah dengan airnya. Rebus kulit telur dalam air panas selama beberapa menit, lalu biarkan semalam. Besoknya, air dari kulit telur sudah siap untuk kamu gunakan menyiram tanamanmu. Cara ini dapat memberikan efek yang lebih cepat loh.

 

Pupuk Organik: Garam Dapur

Tanpa olahan sisa bahan masakan pun, kamu masih bisa membuat pupuk dari garam loh. Akan lebih baik sih kalau garam yang kamu gunakan adalah garam epsom yang memiliki kandungan magnesium dan sulfur yang penting untuk tanaman kamu. Garam epsom atau yang dikenal juga dengan sebutan garam inggris ini bisa kamu dapatkan di apotek terdekat rumah kamu. Pupuk dari garam ini bisa mengeluarkan warna hijau yang cantik dan menyegarkan untuk tanaman kamu loh!

Pupuk dari garam ini simpel dan mudah sekali untuk dibuat. Dengan perbandingan 1 sendok makan garam untuk setiap 3 liter air. Air siraman ini bisa kamu gunakan untuk menyirami tanaman di dalam maupun di luar rumah.

 

Itu dia beberapa bahan di dapur kamu yang bisa digunakan sebagai asupan energi untuk tanaman kamu. Sekarang sampah dapur rumah pun bisa bermanfaat. Sayang kan kalau mereka masih bisa digunakan, tapi hanya berakhir di tempat sampah. Kalau kamu, pupuk apa yang biasanya kamu gunakan untuk tanaman kamu? Jangan lupa SHARE ke Kania melalui COMMENT di bawah ya.

 

Selamat berkebun!

 

Related Articles

Back to top button
Close
Close