Home Living

8 Tips Hemat Mendekorasi dengan Aksesoris Rumah

Pasti akan ada waktunya di mana kamu merasa bosan dengan suasana rumah saat ini. Coba kamu ingat-ingat kapan terakhir kali mengubah dekorasi rumah atau kapan terakhir kali meletakan benda baru di dalam rumah? Jika sudah lebih dari 5 tahun, tentu saja kamu mulai merasa bosan. Nah, saat itulah saat yang tepat untuk mendekorasi ulang menggunakan berbagai aksesoris rumah.

Mendekorasi ulang rumah tidak selalu harus merombak secara besar-besaran dan menghabiskan uang jutaan rupiah. Bagi kamu yang ingin berhemat saat mendekorasi dengan aksesoris rumah, yuk simak tips dari Kania berikut ini. Dijamin tidak akan membuat kantongmu jebol!

1. Menyusun aksesoris rumah secara asimetris

Menyusun aksesoris rumah secara asimetris

Mendekorasi rumah bukan berarti kamu harus membeli aksesoris rumah yang baru. Kamu bisa mendapatkan suasana rumah yang baru tanpa mengeluarkan uang sepeser pun dengan cara mengubah tata letak aksesoris rumah seperti furnitur dan benda dekorasi lainnya. Sangat penting untuk mengetahui trik menata rumah yang tepat, apalagi untuk rumah mungil.

Jika selama ini kamu selalu meletakkan sofa secara simetris, cobalah ubah tata letaknya menjadi asimetris. Jangan letakkan sofa sesuai bentuk sudut ruangan, tapi letakkan berlawanan dengan sudut ruangan.

Menyusun aksesoris rumah secara asimetrispixewalls.com

Meja kopi yang selama ini selalu diletakkan di tengah ruang keluarga bisa kamu pindahkan ke bagian samping ruangan. Tempat tidur pun tidak selamanya harus diletakkan menempel pada dinding, tapi kamu bisa coba meletakkannya di bagian tengah kamar dan tidak menempel pada dinding.

Begitu juga dengan dekorasi. Tidak perlu membeli dekorasi baru, kamu bisa saling menukar posisi beberapa dekorasi lama untuk mendapatkan suasana baru.

2. Utamakan kualitas daripada kuantitas saat memilih aksesoris rumah

Beberapa furnitur rumahmu mungkin sudah ada yang berusia tua dan mulai rapuh sehingga perlu diganti dengan yang baru. Untuk berhemat di masa mendatang, sebaiknya kamu mengutamakan kualitas daripada kuantitas saat memilih aksesoris rumah yang baru ini.

Misalnya dengan membeli kursi dari kayu bukan plastik. Meski harga kursi kayu lebih mahal daripada kursi plastik, tentu kursi kayu ini akan awet lebih lama dan kamu tidak perlu mengeluarkan uang lagi di untuk waktu yang cukup lama.

Utamakan kualitas daripada kuantitas saat memilih aksesoris rumahthebridgesmusic.com

Selain itu, jumlah aksesoris rumah juga bisa mempengaruhi keindahan rumah. Dibandingkan menggunakan aksesoris rumah dalam jumlah banyak, akan lebih baik jika menggunakan 1 atau 2 buah saja.

Misalnya meletakkan 2 patung berukuran sedang di sudut ruang tamu, daripada meletakkan 5 patung di seluruh sudut. Kamu juga bisa mengganti patung dengan dekorasi vas bunga. Jika rumahmu berukuran mungil, jumlah aksesoris rumah yang banyak ini tentu akan membuat rumah semakin sempit.

3. Memilih aksesoris rumah yang ukurannya sesuai dengan luas ruangan

Memilih aksesoris rumah yang ukurannya sesuai dengan luas ruanganpinterest.com

Sebelum memilih aksesoris rumah berupa furnitur dan benda dekorasi, sebaiknya kamu memperhatikan luas ruangan yang akan didekorasi terlebih dahulu. Pilihlah aksesoris rumah yang ukurannya sesuai dengan luas ruangan.

Jangan terlalu besar atau terlalu kecil. Hal ini akan membuat ruangan terasa sesak dan kamu kesulitan untuk bergerak. Sebaliknya, jangan gunakan aksesoris rumah berukuran kecil untuk ruangan berukuran luas karena ruangan akan terlihat sangat kosong dan tidak menarik saat dilihat.

Jika ruanganmu yang saat ini terlihat penuh sesak, cobalah menyingkirkan beberapa aksesoris rumah yang tidak diperlukan atau yang ukurannya terlalu besar. Bukannya keluar uang, kamu justru bisa menjual aksesoris rumah tersebut dan menghasilkan uang tambahan. Ruangan pun jadi terlihat lega serta terasa seperti rumah baru.

4. Kombinasikan aksesoris rumah berdasarkan tekstur dan warna

Kombinasikan aksesoris rumah berdasarkan tekstur dan warnapinterest.com

Supaya penampilan rumah terlihat lebih menarik, kamu bisa mengombinasikan aksesoris rumah berdasarkan tekstur dan warna. Cobalah menggunakan warna-warna berani dan material yang tidak biasa untuk furnitur. Misalnya kursi dari akrilik yang berwarna hijau neon atau sofa berbahan kulit sintesis yang berwarna merah. Bisa juga mengombinasikan sofa kulit dengan bantal kecil berbulu. Tahu nggak, dekorasi ruang tamu bisa mencerminkan kepribadianmu lho!

 

5. Letakkan pot tanaman kecil

Letakkan pot tanaman kecil sebagai aksesoris rumahthespruce.com

Bagian dalam rumahmu terlihat sangat polos karena belum ada aksesoris rumah berupa dekorasi sama sekali? Daripada bingung harus memilih dekorasi apa dan mengeluarkan banyak uang untuk membelinya, kamu bisa meletakkan pot tanaman kecil sebagai aksesoris rumah.

Harga pot tanaman kecil ini jelas lebih murah daripada harga patung atau pajangan lainnya. Ditambah lagi, pot tanaman kecil ini cocok untuk diletakkan di semua jenis interior rumah. Tidak perlu tanaman bunga warna-warni, variasi tanaman hias daun saja sudah cukup mempercantik tampilan ruangan. Misalnya kaktus, Siklok, Kalatea, Lili Paris, atau English Ivy. Yang perlu kamu lakukan hanya menyiramnya dan memberi pupuk secara berkala agar tanaman tersebut bisa hidup dalam waktu lama.

6. Gunakan kembali barang bekas

Tips hemat mendekorasi dengan aksesoris rumah berikutnya adalah menggunakan kembali barang bekas dan mengubahnya menjadi furnitur atau dekorasi. Untuk cara yang satu ini, kamu perlu berpikir kreatif dan berkarya.

Gunakan kembali barang bekas sebagai aksesoris rumahdrumworksfurniture.com

Furniture lama bisa kok dirubah jadi furniture yang terlihat baru. Misalnya sebuah drum bekas minyak bisa kamu ubah menjadi tempat duduk yang nyaman dengan menambahkan busa di atasnya. Peti kayu di halaman belakang rumahmu pun bisa disulap menjadi meja kopi dengan kesan shabby chic. Masih menyimpan radio usang milik kakek yang sudah tidak bisa menyala? Kamu bisa menggunakannya kembali sebagai pajangan di atas meja.

Yuk, mulai cari barang bekas di sekitar rumah dan ubah menjadi aksesoris rumah yang keren!

7. Ganti suasana dengan mengganti kain

Ganti suasana dengan mengganti kain aksesoris rumahhgtv.com

Dalam sebuah ruangan di rumah, kamu pasti akan menemukan sejumlah aksesoris rumah yang menggunakan material kain seperti tirai, sarung bantal, atau karpet. Daripada membeli furnitur baru, mengganti kain-kain ini pastinya akan jauh lebih murah dan menyenangkan.

Jika selama ini sarung bantalmu hanya kain polos berwarna netral, cobalah membeli sarung bantal baru dengan motif menarik dan warna yang mencolok. Bila kamu mau repot sedikit, bisa juga membuat sarung bantal sendiri dari kaos-kaos bergambar yang sudah tidak pernah kamu gunakan lagi.

Ganti suasana dengan mengganti kain aksesoris rumah

Begitu juga dengan tirai, gantilah kain tirai setidaknya setahun sekali agar suasana rumah tidak membosankan. Perhatikan juga karpet yang selama ini kamu gunakan. Karpet yang sudah lama digunakan akan memudar warnanya dan memiliki beberapa bagian yang rusak.

Kamu bisa menggan dengan karpet yang senada dengan warna sofa atau sarung bantal. Tidak perlu menggunakan karpet untuk menutupi seluruh permukaan lantai, ukuran karpet 1:3 pun sudah cukup mempercantik ruangan.

8. Mengecat ulang furnitur lama agar terlihat seperti aksesoris rumah baru

Mengecat ulang furnitur lama agar terlihat seperti aksesoris rumah barupinterest.com

Ingin mendapatkan suasana baru di dalam rumah, tapi tidak memiliki banyak dana untuk membeli aksesoris rumah yang baru? Cat ulang saja beberapa furnitur lamamu dengan warna yang berbeda.

Beberapa furnitur yang bisa kamu cat ulang adalah meja, kursi, dan lemari yang terbuat dari kayu atau besi. Dengan demikian kamu hanya perlu membeli beberapa kaleng cat saja. Saat mengecat ulang nanti, pastikan untuk mengecat dengan rapi agar benar-benar terlihat seperti aksesoris rumah baru, ya.


Demikian tips dari Kania untuk hemat mendekorasi dengan aksesoris rumah. Cek juga artikel menarik dan tips home and living lainnya di dekoruma ya. Selamat berkarya!

Related Articles

Back to top button
Close
Close