Dining guide

Ini Beda Lemper dan Arem-arem, Kue Tradisional Lezat yang Dikira Sama

Ini Beda Lemper dan Arem-arem, Kue Tradisional Lezat yang Dikira Sama. Ada perbedaan isian, cara memasak dan filosofi

Lemper dan arem-arem adalah kue tradiaional yang memiliki citarasa yang sama enaknya. Memiliki tampilan yang hampir sama, keduanya disajikan dalam balutan daun pisang. Tidak sedikit yang mengira dua kue tradisonal ini adalah kue yang sama. Padahal jika dicicipi, keduanya memiliki ciri khas rasa yang berbeda.

Mau tau perbedaan dari lemper dan arem-arem? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Lemper

Ini Beda Lemper dan Arem-arem, Kue Tradisional Lezat yang Dikira Sama

Lemper adalah kue tradisional khas Jawa yang berbahan dasar ketan putih dengan isian suwiran daging ayam. Selain rasanya yang enak dan gurih, lemper adalah kue yang memiliki kandungan gizi yang bagus untuk tubuh, seperti protein hewani.

Lemper memiliki filosofi jawa yang kental akan kebaikan. Konon, katanya lemper adalah kue yang selalu ada dihidangan hajatan. Karena lemper berbahan ketan putih yang bertekstur lengket ini diibaratkan sebagai perekat dan pemersatu ikatan persaudaraan. Dan mendekatkan antara rezeki dan si empunya hajat.

Lemper pun tidak terlalu ribet dalam proses pembuatannya. Bahan dasarnya dari beras ketan putih yang dimasak santan dengan tambahan daun pandan, beberapa gula dan garam. Dan beberapa bumbu-bumbuan untuk mengolah suwiran ayam yang akan dijadikan isian lemper. Cara memasaknya pun, adonan lemper yang sudah jadi dibungkus dalam balutan daun pisang agar mendapatkan hasil yang sedap. Dan pada tahapan akhir, dikukus hingga matang. Jadilah kue tradisional yang enak dan bikin kenyang.

2. Arem-arem

Ini Beda Lemper dan Arem-arem, Kue Tradisional Lezat yang Dikira Sama

Arem-arem adalah kue tradisional khas Jawa tepatnya dari Kebumen, namun sudah banyak daerah lain yang biasa membuat kue tradisional satu ini. Namun sekalipun sama arem-arem, isiannya pun berbeda-beda. Arem-arem biasa dimakan sebagai pengganti sarapan utama. Sekalipun hanya kue, namun tetap saja makan satu arem-arem sudah sangat kenyang.

Mengapa bisa mengenyangkan? Ya, karena arem-arem berbahan dasar nasi pulen dengan dimasak santan dengan tambahan bumbu-bumbu pelengkap. Isianya bisa menggunakan aneka ragam sambal goreng, seperti sambal goreng kentang, tempe, hati dan oncom. Sesuai selera dan bahan yang tersedia.

Selain enak, arem-arem juga termasuk kue tradisional yang kaya akan asupan gizi, baik protein, karbohidrat, dll. Sehingga selain mengenyangkan juga sehat dikonsumsi lho. Cara penyajiannya sangat mudah, hasil adonan yang sudah jadi dibungkus dalam balautan daun pisang agar menciptakan aroma yang sedap. Kemudian kukus arem-arem hingga matang.

Namun, dari keduanya seiring berkembangnya zaman. Cara pengemasan dan isinyanya pun semakin bervariasi dan kekinian. Dan tentunya dengan tidak menghilangkan cita rasa asli dari kedua kue tersebut.

Sekarang sudah tahu perbedaan dari keduanya. Mulai dari asal-usulnya, filosofinya, dan isian yang ada di dalam kedua kue tersebut. Kamu suka yang mana? Jangan salah sebut lagi ya.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close