Parenting

Cara Tenangkan Anak Tantrum saat Sibuk Sambut Tamu di Acara ‘Open House’

Cara Tenangkan Anak Tantrum saat Sibuk Sambut Tamu di Acara ‘Open House’. Pakaian sudah siap, makanan juga siap. Masalahnya anak yang masih saja rewel. Salah satu problem yang paling banyak dihadapi orangtua di momen Lebaran kali ini adalah anak yang tidak bisa berlaku seperti yang diinginkan saat tamu datang ke rumah.

News, JAKARTA – Pakaian sudah siap, makanan juga siap. Masalahnya anak yang masih saja rewel. Salah satu problem yang paling banyak dihadapi orangtua di momen Lebaran kali ini adalah anak yang tidak bisa berlaku seperti yang diinginkan saat tamu datang ke rumah.

Beberapa dari mereka bahkan membuat keonaran di antara tamu yang mau tidak mau membuat orangtuanya juga kesal. Bagaimana ya cara menghadapinya?

 Dikutip dari raisingchildren.net, beberapa anak justru stres dengan suasana di sekitarnya saat tantrum mulai muncul. Hal ini lumrah karena suasana rumah tidak seperti biasa, saat lebaran tiba.

Untuk mengatasinya, berikut cara yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan tantrum pada anak:

1. Berusaha tenang

Anggaplah tidak terjadi apa-apa meskipun anak sedang rewel-rewelnya. Ambil lah waktu untuk menarik napas sebentar dan jangan pernah melontarkan amarah pada anak di situasi seperti ini. Jika  butuh bicara dengan anak, perhatikan nada suara Anda tetap rendah dan bersikaplah sewajar mungkin.

2. Pahami perasaan anak

Yang membedakan anak dengan orang dewasa salah satunya adalah mereka selalu berkata dan bertindak jujur. Ketika mereka marah pada saudara atau temannya, dia akan berkata langsung. Meski kadang kurang elok didengar, namun salah satu tugas anda adalah mendengarkan keluhannya dan pahami perasaannya. Biarkanlah dia mengeluarkan emosinya terlebih dahulu lalu redakan emosinya dengan mendekapnya lembut.

3. Berada dekat dengan si kecil

Tetaplah berada di dekat anak agar ia tahu anda tetap berada di sampingnya, dan bukan dengan orang asing. Namun, jangan ganggu si kecil jika dia sedang asyik dengan kegiatannya karena hal ini yang kemudian akan menimbulkan tantrum.

4. Konsisten dengan peraturan

Jika tantrum terjadi karena anak menginginkan sesuatu yang tidak ia perbolehkan, maka konsisten lah dengan peraturan. Jangan biarkan situasi tertentu membuat ia berpikir ia bisa mendapatkan segalanya memanfaatkan sifat rewelnya. Tetaplah tenang dan jangan biarkan anak yang mengatur emosi anda.

 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close