Indonesia

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran. Melaksanakan instruksi dengan ikhlas

Bandung – Demi menjaga dan melindungi pertanian Indonesia, Karantina Pertanian sebagai garda terdepan dalam menyelenggarakan perlindungan pertanian di Indonesia, berkomitmen untuk tetap bekerja melayani masyarakat sepanjang libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H (7/6). 

1. Instruksi yang dijalankan oleh para petugas Karantina Pertanian

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kementerian Pertanian, Ali Jamil, dalam instruksi tertulisnya menyebutkan, agar seluruh petugas karantina melakukan pengetatan pengawasan, sekaligus mengakselerasi ekspor komoditas pertanian sepanjang libur Lebaran. 

Masih dalam instruksi tertulisnya, petugas Karantina Pertanian juga diminta untuk melakukan optimalisasi layanan dengan petugas yang tersedia, dan mengoptimalkan kerja sama dengan instansi terkait yang tergabung dalam posko Lebaran di setiap unit kerja.

2. Petugas Karantina Pertanian merelakan untuk tidak rayakan Lebaran bersama keluarga di rumah

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran

Yoga, salah seorang petugas Karantina Pertanian Bandung, memilih setia untuk tetap bekerja, meski sebagian besar masyarakat memilih untuk menghabiskan waktu berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga.

Di tengah hilir mudik sebagian besar masyarakat yang sedang melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman, Yoga tetap bekerja seperti biasa, mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan perkarantinaan selama libur Lebaran. Meski demikian Yoga, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari petugas Karantina yang tetap bekerja guna memenuhi kebutuhan masyarakat atas pelayanan karantina pertanian.

“Ini bagian dari tugas yang harus ditunaikan, kami rela untuk tidak berlebaran di rumah bersama keluarga, agar bisa menunaikan kewajiban menjaga pos layanan” ungkap Yoga. 

3. Mendapat kesempatan cuti setelah Lebaran

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran

Komitmen untuk tetap bekerja juga ditunjukkan salah seorang petugas Karantina Pertanian di Makassar bernama Rian. Sebagai petugas karantina di kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur, Rian mengaku sudah terbiasa untuk tetap bekerja meski di waktu libur.

“Mendapat jaga seperti ini sudah biasa, karena saya tinggal di sekitar Makassar, jadi saya harus rela rekan-rekan saya yang ingin mudik, merayakan Lebaran bersama keluarga, setelah Lebaran saya juga akan diberi kesempatan cuti” pungkas Rian. 

4. Biasanya pembuatan jadwal jaga disesuikan dengan pegawai yang tidak merayakan Lebaran

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran

Selain Yoga dan Rian, ada juga  Fendi seorang petugas Karantina Pertanian asal Medan, yang rela  bertugas di Hari dan Libur Lebaran, demi mendahulukan rekan-rekannya yang muslim untuk menikmati Hari Idulfitri bersama keluarga.

“Pembuatan jadwal jaga disesuikan dengan pegawai yang tidak merayakan Lebaran (non-Muslim), namun karena libur biasanya terjadi peningkatan lalu lintas media pembawa wajib periksa, pasti ada saja kekurangan pegawai jaga, sehingga harus dilengkapi dengan pegawai lainnya yang beragama Islam” ungkap Fendi. 

5. Masyarakat dapat memantau layanan Karantina Pertanian melalui laman twitter Barantan

Petugas Karantina Pertanian Tetap Bekerja Meski Libur Lebaran

Selain memberi pelayanan melalui pos karantina pertanian di titik titik strategis, Fendi mengatakan, masyarakat juga dapat memantau layanan Karantina Pertanian melalui laman twitter Barantan.

“Layanan kami dapat juga dipantau melalui laman twitter resmi Barantan, ini membuat kami terapresiasi dan tambah semangat” tutup Fendi. 

 

Peringatan Hari Raya Idulfitri umumnya dinikmati sebagai momen libur panjang. Walaupun hal ini tidak berlaku bagi Yoga, Rian, Fendi dan ratusan petugas Karantina Pertanian daerah lainnya, tetapi mereka tetap semangat dan berharap waktu yang diikhlaskan untuk bekerja menjadi berkah baginya, bagi masyarakat dan pertanian Indonesia.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close