Berita ekonomi bisnis

Penjualan Mainan di Pasar Gembrong Tahun Ini Anjlok 50%

Penjualan Mainan di Pasar Gembrong Tahun Ini Anjlok 50%. “Tahun ini lebih lebih sepi. Dari tahun lalu sih. Cuma sekarang lebih terasa. Penjualan turun sekitar 50%, setengahnya,”

Jakarta – Penjualan mainan di Pasar Gembrong, Jakarta Timur menurun hingga 50%. Hal itu diakui pedagang karena sepinya pengunjung.

Salah satu pedagang, Vira mengaku sejak tahun lalu telah terjadi penurunan kunjungan pembeli. Dibandingkan tahun lalu, tahun ini penurunan jauh lebih drastis lagi.

“Tahun ini lebih lebih sepi. Dari tahun lalu sih. Cuma sekarang lebih terasa. Penjualan turun sekitar 50%, setengahnya,” ungkap dia kepada , Sabtu (8/6/2019).

Vira menjelaskan penurunan penjualan itu dikarenakan informasi penggusuran yang sudah tersebar di masyarakat. Alhasil, calon pembeli urung ke Pasar Gembrong.

Mainan di Pasar GembrongMainan di Pasar Gembrong Foto: Puti Aini Yasmin

Ia mencontohkan, pada hari Lebaran biasanya pembeli telah memadati toko-toko sebelum dibuka. Namun sekarang, ramainya penjualan toko baru terjadi di sore hari.

“Karena infonya sudah digusur. Kan di depan sudah, ini belum jadi kirain sudah nggak ada. Hari Lebaran pertama itu biasanya orang datang toko belum buka, sekarang sore baru ramai,” paparnya.

Sama halnya dengan Vira, Ali juga mengaku penjualan mainan mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Ia memperkirakan terjadi penurunan penjualan mencapai 30%.

Ali menuturkan pembeli saat ini enggan datang ke lokasi karena penggusuran untuk lokasi tol Becakayu yang tengah dilakukan.

“Lebih sepi dari tahun lalu. Jadi kayak jualan di hari-hari biasa saja sih. Ini 20-30% lah penurunan gara-gara tol Becakayu kan mau dipakai, dikira sudah pindah,” tutupnya.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close