Inspiration

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!. Hayo siapa yang Lebaran kemaren bilang, “kamu kok gendutan?”

Body shaming atau mengomentari kekurangan dari fisik orang lain memang tanpa sadar sering kita lakukan. Dari mulai basa-basi, bercanda kelewatan atau bahkan demi mencairkan suasana. Padahal, sebenarnya kebiasaan buruk ini gak baik dilakukan terus-terusan.

Selain memangkas kepercayaan diri orang yang kamu komentari, ternyata ada enam alasan lain yang membuatmu harus segera menghentikannya. Apa saja sih kira-kira?

1. Body shaming sama kejamnya dengan bullying

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Mengomentari kekurangan fisik dari orang lain bisa dikategorikan dengan bullying. Meski kamu gak melakukan kontak fisik yang merugikan, namun apa yang kamu lakukan sudah termasuk bullying secara verbal. Bahkan, tindakan ini lebih kejam karena sangat bisa mempengaruhi pembentukan karakter seseorang. Nah, lho!

2. Body shaming bisa membuat orang lain makin gak percaya diri dan stress, kamu mau jadi penyebab utamanya?

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Komentar bernada negatifmu sanggup membuat kepercayaan diri orang lain menghilang. Bahkan, hal ini bisa berpengaruh buruk dan mengendap selamanya pada diri orang yang kamu komentari. Bukan gak mungkin dia akan mengurung diri dan stress karena terlalu insecure terhadap penampilan fisiknya. Jika kamu gak mau menjadi penyebab utamanya, maka hentikan kebiasaan buruk ini sekarang juga.

3. Sebenarnya, body shaming sama sekali gak ada manfaat baiknya untukmu lho

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Tidak ada manfaat baik yang bisa kamu temukan dari kebiasaan mengomentari fisik orang lain. Mungkin pada awalnya kamu akan merasakan kepuasaan karena bisa menyinyiri penampilan orang lain. Tapi, percaya deh nantinya justru penyesalan yang akan kamu rasakan karena sudah bersikap kurang terpuji.

4. Gak ada manusia yang sempurna, begitu pula kamu yang pasti punya kelemahan fisik juga

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Sebelum melakukan body shaming, seharusnya kamu berkaca terlebih dahulu. Apakah fisikmu sesempurna itu sehingga kamu pantas mengomentari kekurangan fisik orang lain? Apakah fisikmu sama sekali tak memiliki cela? Jika jawabannya “tidak” maka jangan berani-berani mem-bully fisik orang lain.

5. Melakukan body shaming menunjukkan kalau kamu pribadi yang gak dewasa

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Mulutmu harimaumu. Melakukan body shaming justru akan mencerminkan kelemahanmu sendiri. Orang lain bakal tahu bahwa kamu bukan pribadi yang dewasa dan memiliki tabiat buruk karena suka nyinyir. Makanya, stop mengomentari keburukan fisik orang lain, karena hal ini justru akan menjadi boomerang yang mencemari image-mu sendiri.

6. Orang yang kamu ejek itu ciptaan Tuhan, mengejeknya berarti kamu ikut mencela ciptaanNya

Kamu Gak Dewasa Kalau Masih Melakukan Body Shaming ke Orang Lain!

Kamu memang harus berpikir 1000x sebelum berkomentar. Kamu perlu ingat bahwa orang yang kamu ejek merupakan ciptaan Tuhan juga. Jadi, menyoroti kelemahan fisiknya sama saja dengan mencela ciptaan Tuhan. Apa kamu gak merasa berdosa setelah melakukannya?

Masih melakukan hal-hal di atas? Sebenarnya kamu sudah dewasa atau belum sih? Coba introspeksi diri dulu sebelum kamu berani melakukan body shaming ke orang lain.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close