Indonesia

Macet Parah, Tol Salatiga-Semarang Ditempuh 5 Jam

Macet Parah, Tol Salatiga-Semarang Ditempuh 5 Jam. Jalur nontol juga macet

Semarang, IDN Times – Memasuki hari keempat Lebaran 2019, arus lalu lintas di ruas Tol Salatiga-Semarang mengalami kemacetan panjang, Sabtu (8/6)) sore. Banyak pengendara yang mematikan mesin dan memilih istirahat di pinggir ruas tol. Namun, banyaknya kendaraan pribadi yang berhenti di bahu jalan tersebut menambah kemacetan.

Sementara, kemacetan panjang hingga berjam-jam juga terjadi di jalur non tol mulai dari Salatiga menuju Semarang. Waktu tempuh normal Salatiga-Semarang biasanya sekitar 1,5 jam, Sabtu sore membutuhkan waktu hingga lima jam. 

1. Kemacetan kendaraan bersumber dari antrean rest area

Macet Parah, Tol Salatiga-Semarang Ditempuh 5 Jam

Arus lalu lintas tersendat pada siang hari tepatnya di jalur arah Solo. Manajer Layanan Transaksi Tol Semarang-Solo, Trans Marga Jateng, Anton Yusuf mengatakan kepadatan arus kendaraan pemudik sangat terasa di Tol Bawen. Arus lalu lintas terhambat lantaran terdapat antrean mengular menjelang rest area 429 B.

“Di Bawen penyebabnya kemacetan dari arteri Bawen, di Ungaran penyebab antrean rest area 429 B, pemakai jalan banyak berhenti di bahu jalan,” tutur Anton, saat dikonfirmasi, Sabtu (8/6).

2. Kepolisian dikerahkan untuk mengurai kemacetan

Macet Parah, Tol Salatiga-Semarang Ditempuh 5 Jam

Anton mengaku telah berkoordinasi dengan Satlantas setempat untuk memecah kemacetan di Tol Bawen. Petugas berupaya mengurai kemacetan dari gerbang Tol Bawen hingga gerbang Tol Ungaran. 

3. Pemudik mengantre di pembayaran tol

Macet Parah, Tol Salatiga-Semarang Ditempuh 5 Jam

Anton menjelaskan kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol Banyumanik sempat terurai lantaran terdapat antrean pemudik yang membayar e-Tol. Pihaknya memantau antrean hanya ada tiga hingga tujuh kendaraan.

“Tim urai dari Polres Semarang sedang dikerahkan ke lokasi tol untuk memperlancar arus lalu lintas. Dari TMJ akan melakukan penutupan ke arah GT Bawen, untuk mempercepat mengurai antrean,” ujar Anton.

Sementara, kemacetan di non tol terjadi mulai sore hingga malam di jalur Salatiga-Semarang. Pembangunan tol seperti tidak membantu mengatasi kemacetan di jalur tersebut. Padatnya arus balik kendaraan secara bersamaan menuju arah Jakarta melalui Semarang mengakibatkan kemacetan parah.

“Salatiga-Semarang yang biasanya ditempuh dalam waktu 1,5 jam,  kali ini ditempuh 5 jam. Saya berangkat dari Salatiga pukul 17.00, sampai semarang sekitar pukul 23.00. Macetnya luar biasa. Salatiga, Tuntang, Bawen, Ungaran semua macet,” ujar Candra Atmaja, seorang pemudik.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close