Indonesia

Angka Kecelakaan di Pulau Jawa Turun Signifikan, Ini Data Lengkapnya

Angka Kecelakaan di Pulau Jawa Turun Signifikan, Ini Data Lengkapnya. Bahkan di Jabar turun hingga 57,2 persen

Salatiga – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meninjau arus balik di tiga provinsi yaitu Jatim, Jateng, dan Jabar, tepatnya di Madiun, Ngawi, Semarang, Brebes, dan Cirebon.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di jalur balik Idulfitri 1440 H. Nila mengatakan, kesehatan pengemudi merupakan hal utama dalam menjaga keselamatan, selain kelaikan kendaraan.

“Di sini kami cek ternyata kesehatannya bagus dan mereka ada tempat tidur untuk sopir dibuatkan di belakang, jadi tidurnya bisa sampai kakinya selonjoran. Mereka juga tiap empat jam bergantian berkendara dan sopirnya selalu dua. Ini yang kami harapkan, makanya angka kecelakaan turun nya luar biasa tahun ini, pertama memang karena infrastruktur, kedua sarana pendukungnya juga memadai,” ujar Nila saat meninjau arus balik di Terminal Bus Tipe A Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (8/6).

1. Angka kecelakaan di Jawa Timur mengalami penurunan 50,7 persen

Angka Kecelakaan di Pulau Jawa Turun Signifikan, Ini Data Lengkapnya

Di Provinsi Jawa Timur, sebanyak 888 Puskesmas, 266 rumah sakit, 280 pos pam, 203 klinik, dan 16 Public Safety Center (PSC) siap melayani jalur balik.

Hingga 6 Juni 2019, jumlah kecelakaan lalu lintas Lebaran 2019 sebesar 862 orang paling tinggi di Kota Ngawi, jika dibandingkan 2018 sebesar 1.700 orang, atau mengalami penurunan 50,7 persen. Jumlah korban meninggal 2019 sebesar 24 orang (paling tinggi di Kota Blitar dan Tuban, jika dibandingkan 2018 sebesar 66 orang atau mengalami penurunan 36,3 persen.

Sementara, jumlah korban luka berat Lebaran 2019 sebesar 223 orang, jika dibandingkan 2018 sebesar 430 orang atau mengalami penurunan 51,8 persen. Demikian pula dengan jumlah korban luka ringan pada 2019 sebesar 887 orang, jika dibandingkan 2018 sebesar 1.872 orang atau mengalami penurunan 47,4 persen.

2. Kecelakaan di Jawa Tengah turun 33,1 persen

Angka Kecelakaan di Pulau Jawa Turun Signifikan, Ini Data Lengkapnya

Sementara, di Provinsi Jawa Tengah, tersedia 154 Puskesmas, 136 rumah sakit, 225 pos kesehatan, 468 ambulans roda empat, 53 ambulans roda dua, 35 PSC. Sementara, SDM Kesehatan terdiri dari 1.123 dokter, 4.759 perawat, 2.554 sopir, dan tenaga lainnya.

Jumlah pemudik yang mendapat pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 242 orang di pos kesehatan, 238 orang di Puskesmas, 258 orang di rumah sakit, dan 68 orang di PSC.

Bila dibandingkan 2018, jumlah kecelakaan tahun ini turun 33,1 persen. Jumlah korban meninggal turun 43,2 persen, jumlah korban luka turun 23 persen. Demikian pula dengan korban luka ringan turun 54,8 persen.

3. Kecelakaan di Jawa Barat turun 57,2 persen

Angka Kecelakaan di Pulau Jawa Turun Signifikan, Ini Data Lengkapnya

Di Provinsi Jawa Barat, fasilitas kesehatan yang tersedia yaitu 654 Puskesmas, 345 rumah sakit, 315 pos kesehatan, 705 ambulans roda empat, 18 ambulans roda dua, dan 11 PSC. Sementara, SDM kesehatan tersedia 1.123 dokter, 4.759 perawat, 2.554 sopir dan tenaga lainnya.

Data hingga 6 Juni 2019, jumlah pemudik yang mendapat pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 818 orang di pos kesehatan, 968 orang di Puskesmas, dan 298 orang di rumah sakit.

Sedangkan, laporan jumlah kecelakaan lalu lintas 2019 di Jawa Barat juga turun 57,2 persen dibanding tahun lalu. Demikian pula dengan jumlah korban meninggal turun 86,6 persen, korban luka berat turun 17,6 persen, dan korban luka ringan turun 63,2 persen.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close