Ekonomi

KAI Madiun memperpanjang operasional KA Mantab

KAI Madiun memperpanjang operasional KA Mantab.

Madiun – Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperpanjang waktu operasi KA Madiun Tambahan (Mantab) ekstra Lebaran relasi Madiun-Pasarsenen pergi pulang seiring tingginya volume penumpang yang memanfaatkan moda trasportasi KA saat arus balik Lebaran 2019 di Stasiun Madiun.

Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko di Madiun, Minggu, mengatakan bahwa KA Mantab merupakan KA tambahan guna mengantisipasi tingginya minat warga setempat dan sekitarnya dalam menggunakan moda transportasi kereta api saat masa arus balik Lebaran 2019.

"Guna meningkatkan pelayanan dan memenuhi harapan penumpang khususnya wilayah Kota Madiun dan sekitarnya, mulai Senin (10/6) , KA Mantab ekstra lebaran perjalanannya diperpanjang dari semula sampai 9 Juni 2019 menjadi 16 Juni 2019 berangkat dari Stasiun Madiun pukul 14.50 WIB relasi Madiun-Pasarsenen p.p.," ujar Ixfan.

Ia menyebutkan rangkaian KA Mantab terdiri atas 10 kereta kelas bisnis (K2). Satu kereta tersebut memiliki kapasitas sebanyak 64 tempat duduk. Dengan demikian, totalnya 640 tempat duduk.

Sesuai dengan data, jumlah penumpang KA Mantab pada hari Minggu sebanyak 419 penumpang atau 65 persen dari kapasitas yang tersedia. Selebihnya, akan diisi penumpang dari stasiun lainnya.

"Dengan diperpanjangnya perjalanan KA Mantab ini, saya berharap dapat mengakomodasi kebutuhan penumpang arus balik yang selama ini kehabisan tiket," kata Ixfan.

Bagi calon penumpang yang akan membeli tiket KA Mantab, kata dia, dapat membelinya melalui loket di stasiun terdekat, aplikasi KAI Access, CC121, website resmi kai.id, dan channel resmi yang sudah bekerja sama denga KAI.

"Sebelum melakukan pembelian tiket KA Mantab, harap diperhatikan tanggal keberangkatannya," kata Ixfan

Sementara itu, data posko Lebaran 2019 selama arus mudik dan balik, 26 Mei sampai dengan 9 Juni 2019, untuk volume penumpang naik dari sejumlah stasiun di Daop Madiun sebanyak 195.290 orang.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close