Headline

Etos Pendongkrak Gairah Kerja

Surabaya – redaksi.co.id, Hidup hanya menyediakan dua pilihan, mencintai pekerjaan atau mengeluh setiap hari. Jika tidak bisa mencintai pekerjaan, maka kita hanya akan memperoleh ?5NG?: ngeluh, ngedumel, ngegosip, ngomel, dan ngeyel. Jadi sebaiknya kita memiliki etos kerja agar lebih semangat lagi dalam menjalani pekerjaan kita. seperti apa etos kerja yang baik ?.

Punya masalah dengan semangat kerja?, jangan gundah gulana,  anda tidak sendirian.  Banyak orang lain yang punya problem serupa,  namun bukan tidak ada solusinya. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan langsung membenahi pangkal masalahnya,  yaitu motivasi kerja,  itulah akar yang membentuk adanya etos kerja.

Dalam dunia kerja duri bisa tampil dalam berbagai macam bentuk. Mulai gaji yang kecil,  teman kerja yang tidak menyenangkan,  atasan yang kurang empatik, dan masih banyak lagi.  Namun, justru dari sini kita akan ditempa untuk menjadi lebih berdaya tahan.  Bukan gila kerja dalam urusan etos kerja,  bangsa Indonesia sejak dulu dikenal memiliki etos kerja yang kurang baik.

Bagaimana cara anda untuk membangun etos kerja yang sesuai dengan jati diri ?. Etos kerja yang baik berasal dari hasil kesadaran untuk secara tulus menggali semua potensi positifnya dalam rangka memberikan nilai-nilai terbaiknya.

Etos kerja sebenarnya mengajarkan kepada setiap sumber daya manusia untuk secara tulus dan ikhlas dari lubuk hati terdalam membangun kebiasaan-kebiasaan positif yang efektif dalam memberikan pelayanan berkualitas tinggi. Untuk itu diperlukan upaya terus-menerus dalam memberikan contoh teladan dari perilaku etos kerja yang ingin dimiliki.

Etos kerja yang baik harus selalu dibungkus dengan pengetahuan,  keterampilan,  teknologi, dan keinginan untuk selalu berbuat baik.  Etos kerja juga harus memiliki kebiasaan-kebiasaan yang menjadi budaya rutin yang efektif dalam memberikan sinar kebahagian,  kenyamanan,  keamanan, dan kepastian.
Etos kerja yang tinggi dapat ditentukan melalui proses penilaian pelaksanaan pekerjaan. 

Nilai inilah nanti akan menentukan kepada karyawan dalam hal kenaikan pangkat, penempatan dalam jabatan,  kenaikan gaji berkala,  dan pemindahan (mutasi) atau bahkan sebagai pertimbangan untuk mendukung sebuah jabatan. Etos kerja berpandangan bahwa kualitas kerja karyawan pada hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin,  dan kualitas kerja karyawan di hari esok harus lebih baik daripada kualitas kerja hari ini.(pul)

Related Articles

Back to top button
Close
Close