Kesehatan

Salah Dalam Prosedur, Bayi 4 Bulan Buta Permanen

Sidoarjo – redaksi.co.id, Dugaan tidak melakukan prosedur dengan benar dalam penanganan medis oleh tim dokter RSUD Sidoarjo, membuat Raja Bantolomeny(4bl) mengalami kebutaan secara permanen. Kebutaan tersebut diketahui kedua orang tua pasien, setelah dilakukan ct scan di rumah sakit mata di eye center Semarang.

Raja bantolomeny anak ketiga dari pasangan suami istri, Ariawan (40th) dan Dwi Ovita (39th) yang berlamatkan di Citra Garden kini mengalami kebutaan permanen. Kejadian diketahui saat orang tua memeriksakan anaknya ke rumah sakit di Jepara yang waktu itu pulang kampung. Karena, anaknya saat itu juga mengalami flu akibat perjalanan luar kota. Namun, orang tua juga memeriksakan kondisi matanya yang dalam kondisi kena penyakit kuning.
 
Dari hasil pemeriksaan tersebut, Raja dinyatakan sudah memasuki stadium 5 di kornea matanya. Saraf mata dalam kelopak mata sudah tidak bereaksi, yang menyebabkan kebutaan pada mata bayi yang masih berusia empat bulan tersebut.
 
Sebelumnya, Dwi Novita hamil anak ketiganya, pada tanggal 19 September 2014 masuk ke RSUD sidoarjo. Akibat tensi darah tinggi, dokter yang menangani meminta untuk dilakukan tindakan operasi cesar. Hal ini dikawatirkan terjadi sesuatu pada istri Ariawan.
 
Pada tanggal 25 September 2014 dilakukan tindakan operasi cesar dan melahirkan secara prematur dengan berat badan si bayi 1,4 kilogram. Selain itu, si bayi juga mengalami penyakit kuning pada tubuh bayi, terutama dibagian mata bayi yang terlihat sangat kuning.
 
Pada tanggal 3 oktober 2014 Dwi Novita orang tua pulang, namun bayi masih berada di rumah sakit untuk dimasukkan di ruang picu untuk mendapatkan perawatan. Pada tanggal 23 Oktober 2014, pihak rumah sakit menghubungi orang tua dan meminta agar anaknya dibawah pulang.
 
“Setelah dilakukan perawatan selama satu bulan, Raja kondisi badan tidak semakin baik, namun kondisi badan semakin buruk. Yakni berat badan menurun 1,3 kilogram yang sebelumnya berat badan 1,4 kilogram,”kata Ariwan orang tua pasien

Orang tua pasien pun menyesalkan adanya kejadian tersebut, Pasalnya, perawatan yang dilakukan oleh RSUD Sidoarjo tidak melakukan tindakan intensif terhadap anaknya yang mengalami sakit kuning dibagian mata. (pul)

Related Articles

Back to top button
Close
Close