Headline

Bea Cukai Belum Bertindak Meskipun Pakaian Bekas Marak Beredar

Kediri – redaksi.co.id, Peredaran pakaian bekas yang ada di Kediri mendapatkan sorotan dari Bea Cukai. Pasalnya, masuk barang ilegal, dan baju bekas rentan membawa bibit penyakit.

Pakaian bekas  seakan menjadi pilihan utama masyarakat dalam membeli baju, celana, jaket hingga pakaian dalam di Kediri. Khususnya kalangan masyarakat dengan perekonomian menengah ke bawah.

Selain murah, pakaian bekas juga masih memiliki kualitas kain yang masih layak dipakai. Di Kabupaten Kediri , sentra perdagangan pakaian bekas berada di Kecamatan Grogol. Pakaian Bekas ini, seakan diperjual belikan bebas tanpa mempertimbangkan resiko yang terjadi. Seperti resiko terkena penyakit dan bakteri yang dapat menular.

Ironisnya, peredaran bebas pakaian bekas yang masuk kediri mencapai ratusan ton tiap bulannya. Barang tersebut hanya mendapatkan pantauan oleh pihak Bea Cukai Kediri, tanpa adanya tindakan nyata.

Menurut juru bicara Bea Cukai Kediri Wijang Abdilah, pakaian bekas yang beredar luas termasuk barang ilegal. Namun pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan atau sidak.

Atas kondisi ini, masyarakat perlu mengetahui dan memilih pakaian yang layak untuk dikenakan. Baik dari segi kualitas dan segi kesehatan.(pul)

Related Articles

Back to top button
Close
Close