KPU Rembang akan Lakukan Verifikasi Ijasah Calon Bupati/Wakil Bupati

REMBANG Redaksi.co.id –Pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang akan diproses secara pidana jika terbukti menggunakan ijazah palsu.

Komisioner KPU Kabupaten Rembang, Maftukhin mengatakan, pihaknya akan melakukan proses verifikasi ijazah yang digunakan oleh seluruh pasangan calon selama sepekan mulai Sabtu (8/8) mendatang. Verifikasi dilakukan tak hanya berdasar legalisir ijazah. KPU juga mendatangi ke institusi yang tercantum, mulai tingkat SLTA hingga sarjana (S1).

“kita sudah membagi tim untuk melakukan klarifikasi keabsahan ijazah pasangan calon, ada yang di solo, jogja, ponorogo, malang, jakarta dan semarang. kita siapkan bentuk berita acara. Ijazah itu tidak hanya legalisir, tapi apakah benar-benar dikeluarkan oleh instansi yang bersangkutan,” terang Maftukhin, Selasa (4/8).

Berita acara tersebut, imbuhnya, digunakan sebagai dasar keabsahan KPU untuk meloloskan dan tidak meloloskan pasanngan calon. Jika mungkin ada dugaan pemalsuan ijazah, bisa menjadi tindak pidana yang akan diserahkan kepada pihak kepolisian. “Kalau sekiranya sudah memenuhi keabsahan dokumen ya kita gunakan, kalau ada nanti bukti ini akan kita serahkan, koordinasi kepada panwas, dan kepolisian untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Maftukhin menambahkan, pasangan calon boleh melengkapi kekurangan dari dokumen yang diserahkan kepada KPU hingga Jumat (7/8) mendatang. Setelah itu KPU akan meneliti apakah calon memenuhi memenuhi syarat atau tidak. “Kita teliti sampai tanggal 24 Agustus, jika hingga tanggal tersbeut ada pasangan calon yang tidak melengkapi maka kita nyatakan tidak memenuhi syarat,” tandasnya.

Jika menurut hasil penelitian KPU calon yang memenuhi syarat tersisa kurang dari dua pasang, KPU Rembang akan membuka kembali pendaftaran pasangan calon berikutnya selama 3 hari. Calon yang sudah mendaftar pada Senin (27/7) lalu tidak diperbolehkan mendaftar kembali.
(K Widianto)