Headline

Jembatan Penghubung 4 Desa di Mojokerto, Putus Diterjang Banjir

Mojokerto – redaksi.co.id, Jembatan penghubung antar desa di kecamatan Dawar Blandong kabupaten Mojokerto putus. Hal ini terjadi karena pondasi jembatan ambrol, tergerus luapan banjir. Agar dapat dialui,warga membuat jembatan darurat yang terbuat dari bambu.

Jembatan sepanjang lima belas meter, yang berada di desa Pucuk, kecamatan Dawar Balndong kabupaten Mojokerto,putus. Akibat putusnya jembatan ini,aktifitas warga menjadi terganggu.

Putusnya jembatan penghubung empat desa, diantaranya desa Pucuk, Brayu, Berjel dan Waru-Gunung ini putus akibat satu sisi pondasi jembatan, ambrol, karena tergerus air sungai Pucuk,yang kerap kali meluap,saat terjadinya hujan.  

Menurut warga Ertiningsih warga setempat, putusnya jembatan penghubung antar desa ini, diduga konstruksi bangunan yang tak memadai.

Jembatan ini di bangun sepuluh tahun lalu dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Mojokerto. Agar dapat dilalui, warga membuat jembatan darurat dengan menggunakan bambu.

Meski begitu warga yang melintas di atas jembatan harus hati-hati,dan dilakukan secara bergantian.

Sementara itu, kendaraan roda empat dilarang melintas di atas jembatan tersebut. Agar kondisi jembatan tidak bertambah parah.

Karena tergerus air ,warga menempatkan karung pasir di sekitar pondasi jembatan yang belum ambrol.(fer)

Related Articles

Back to top button
Close
Close