Headline

Saat UN-CBT, Jumlah Pengawas ditambah

Surabaya – redaksi.co.id, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Dispendik Surabaya, Sudarminto menyatakan, pengawas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UN-CBT), akan bertambah.

Berbeda dengan Ujian Nasional lalu, kali ini  UN-CBT akan diawasi oleh tiga sampai empat orang. Jumlah ini, dua diantaranya Guru pengawas akan ditempatkan di setiap laboratorium saat ujian berlangsung.

Itu dikatakan Sudarminto, disela-sela penginstalan aplikasi program UN-CBT oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di SMKN 2 Surabaya, Kamis (26/2).

“Memang ada perubahan skema untuk pengawas. Karena sistem pelaksanaan ujian berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Pada pelaksaan UN-CBT nantinya, dua pengawas yakni penanggunf jawab aplikasi (Protoktor), dan teknisi akan mengawasi sistem program di masing-masing sekolah. Sementara, dua pengawas dari Guru selolah akan berada di ruang ujian. Satu Guru mengawasi 20 peserta ujian.

“Kalau dulu disilang (guru pengawas) dari masing-masing Sub Rayon. Untuk UN nanti kemungkinan tidak,” ujar Sudarminto.

Oleh sebab itu, agar para siswa yang akan mengikuti UN-CBT diharapkan familier untuk program tersebut.

“Saya dorong sekolah-sekolah bisa menggunakan secara offline dulu. Agar para siswa sudah terbiasa,” terang Sudarminto.

Untuk diketahui, jadwal pelaksanaan UN-CBT sedianya digelar serentak mulai Tanggal 7 April, mendatang. Jadwal ini masing-masing, tanggal 7, 8,9,13-15 April pelaksanaan UN CBT bagi sekolah SMA. Untuk tanggal 14 April, ditiadakan. Sebab, pada hari jumat waktu pelaksanaan ujian dikatakan Sudarminto begitu pendek. Sehingga dikhawatirkan tidak maksimal. Sedangkan tanggal 13-16 April  untuk SMK.?Saya harapkan bisa berjalan lancar,? pungkasnya.(pul)

Related Articles

Back to top button
Close
Close