Headline

Pemecatan Zainal, Pemkot Tuding Penyalahgunaan Wewenang

Surabaya – redaksi.co.id, Pemkot Surabaya akhirnya membenarkan kabar pemecatan terhadap Zainal Arifin, PNS di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Surabaya. Informasi ini disampaikan dalam konfrensi Pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Jumat siang (27/2).

Namun, sanksi yang dijatuhkan terhadap Zainal dibantah tidak dilakukan dia saat menjabat sebagai Sektaris Damkar Surabaya.”Kasus itu terjadi saat dia (Zainal Arifin) menjadi Kepala Bagian Kesra. Jadi bukan ditempat kami,” ujar Chandra dihadapan wartawan.

Dikatakan Chandra, SK Pemecatan Walikota dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara( Kemen-PAN) sudah diberikan. Zainal dikatakan Chandra dianggap melakukan pelanggaran berat. Yakni, penyalah gunaan wewenang semasa menjabat sebagai Kabag Kesra Pemkot Surabaya.

Namun, saat bergabung di Dinas PMK Surabaya, Zainal banyak berubah.”Dia tidak ada masalah kok selama di PMK,” terang Chandra. Mantan Kepala Bakesbanglinmas ini menyatakan, adanya penyalah gunaan wewenang ini Pemkot dirugikan secara materiil.

“Nilainya tidak terlalu besar. Hanya, saya belum tahu apakah ini masuk ke ranah pidana atau tidak,” imbuh Chandra.

Sementara, sampai saat ini menurut Chandra belum diputuskam siapa Plt yang akan menggantikan posisi Zainal di Dinas PMK Surabaya.

Sebelumnya, kabar pemecatan terhadap Zainal Arifin riuh dibicarakan lingkungan Balai Kota Surabaya. Zainal dikabarkan dipecat oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Kabar yang beredar, Zainal dituding tersangkut persoalan perijinan. Meski demikian, kabar tersebut disikapinya dengan tegas.”Kalau saya bersalah. Seharusnya ada tahapan sanksi yang diberikan. Kenapa saya tiba-tiba dipecat ?,” katanya saat dikonformasi redaksi.co.id pagi tadi.

Related Articles

Back to top button
Close
Close