Olah Raga

Nico Rosberg: “Tidaklah Mungkin Untuk Berteman dengan Hamilton”

redaksi.co.id – Nico Rosberg: “Tidaklah Mungkin Untuk Berteman dengan Hamilton”

Nico Rosberg, sang juara dunia baru Formula 1, mengatakan dengan blak-blakan bahwa tidaklah mungkin baginya untuk berteman dengan Hamilton.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam sebuah konferensi pers di Wiesbaden, tempat kelahirannya. Bagi Rosberg, hubungannya dengan Lewis Hamilton ketika masih berusia 13 tahun – dan sama-sama masih menjadi pembalap Kart – tidak ada sangkut pautnya dengan hubungan mereka saat ini.

Menurut Rosberg, banyak hal telah terjadi semenjak hari-hari di masa kecil itu, dan semuanya mengarah kepada putusnya rantai pertemanan di antara mereka.

“Ketika kami berusia 13 tahun, kami adalah sahabat. Dan persahabatan ini, saya rasa tetap ada, masih ada di antara kita, atau setidaknya dalam diri saya dan dirinya. Ini membantu kami di momen-momen sulit. Segalanya memang selalu sulit di antara kami. Kami berada di tim yang sama dan saling balap untuk memperebutkan gelar. Jadi, pada dasarnya, tidaklah mungkin untuk berteman jika Anda memiliki rivalitas seperti itu, yang sangat intens dan rumit,” tuturnya.

Nico Rosberg juga mengakui adanya kesulitan dalam seri balapan terakhirnya di Abu Dhabi. Baginya, perilakuHamiltonsaat itu sungguhtak terduga, ia bahkan khawatir sang pembalap asal Inggris tersebut bakal menyingkirkannya dari lintasan jika ia berusaha menyusul.

“Saya melihat apa yang coba ia lakukan dan saya tahu – satu kesalahan saja dari saya, dua pembalap di belakang akan menyusul dan semua berakhir.Hanya dalam dua lap terakhir, seluruh kerja keras saya sepanjang musim bisa sia-sia. Sangat tak bisa dipercaya. Dan karena itulah kebahagiaan saya pasca balapan selesai menjadi lebih besar, karena balapan tersebut sangat berat. Saya tidak tahu seberapa jauh dia akan berusaha. Apakah ia akan melakukan hal gila dan menyingkirkan saya dari lintasan? Anda tak pernah tahu,” ungkap Rosberg.

Pada dasarnya, Rosberg tidak senang dengan strategi Hamilton yang dengan sengaja melambatkan mobilnya untuk membiarkan Vettel dan Verstappen mendekat, juga tidak senangdengan ketidakacuhan Hamilton saat diminta tim-nya untuk mempercepat laju mobil.

“Sangat disesalkan topik ini jadi mencuat sekarang,” ungkapnya,

“Anda bisa memahami perspektif tim karena kami berlomba di bawah aturan tertentu yang harus kami taati. Aturan-aturan ini tidak berubah dalam tiga tahun terakhir. Jadi Anda bisa memahami kekesalan mereka. Tetapi saya juga memahami Lewis. Kami bertarung, dan kami memperebutkan gelar juara dunia. Anda akan mencoba segala cara dan mungkin Anda akan melebihi batas dalam prosesnya, agar semuanya menjadi mungkin,” pungkasnya.

(red/ris/ahyudianto/AW)

Related Articles

Back to top button
Close
Close