Internasional

Wanita Ini Dipenggal karena Pergi Belanja Tanpa Didampingi Suami

redaksi.co.id – Wanita Ini Dipenggal karena Pergi Belanja Tanpa Didampingi Suami

Seorang perempuan dipenggal setelah mengunjungi sebuah kota tanpa ditemani oleh suaminya, demikian menurut keterangan pejabat Afghanistan. Peristiwa yang menimpa perempuan berusia 30 tahun itu terjadi pada Senin, 26 Desember 2016 malam di Kati, Provinsi Sar-e-Pul.

Middle East Press mengklaim, juru bicara pemerintah mengatakan kepada mereka bahwa militan Taliban membunuh perempuan berusia 30 tahun itu atas “tindakan berkhianat” karena pergi berbelanja tanpa wali laki-laki.

Taliban, yang memegang kekuasaan di Lati, menerapkan kebijakan keras terhadap perempuan, seperti melarang berbicara dengan kencang di depan umum dan tampil di media.

Bagi mereka yang melanggar akan dikenakan sejumlah hukuman, termasuk cambuk di depan umum dan eksekusi di stadion sepak bola.

Media nasional Tolo News melaporkan, juru bicara gubernur Sar-e-Pul, Zabiullah Amani mengatakan bahwa suami perempuan tersebut berada di Iran dan mereka tak memiliki anak.

Atas peristiwa tersebut, belum ada pihak yang ditahan dan Taliban dilaporkan menyangkal terlibat.

Dikutip dari Independent, Kamis (29/12/2016), Taliban yang mengakar saat pendudukan Uni Soviet dan muncul ketika perang sipil Afghanistan sekitar tahun 1994, memegang kekuasaan antara tahun 1996 hingga 2001.

Hingga saat ini Taliban terus melancarkan serangan terornya, termasuk pemboman lapangan terbang AS yang menewaskan empat orang pada November lalu, dan bom bunuh diri di dekat Kabul yang menewaskan hampir 40 orang.

Seorang pria bersenjata menembak Malala Yousafzai pada 9 Oktober 2012 di Pakistan. Atas sejumlah kegiatan aktivisnya, terutama perjuangan pendidikan bagi perempuan, ia mendapat Hadiah Nobel Perdamaian pada Oktober 2012.

(red//ur/sikin/MNA)

Related Articles

Back to top button
Close
Close