Cerita Cinta, Donna Agnesia – Darius Sinathrya

oleh

redaksi.co.id – Cerita Cinta, Donna Agnesia – Darius Sinathrya

Cerita cinta Donna Agnesia dan Darius Sinathrya berawal saat mereka pertama kali bertemu di Plaza Senayan, Jakarta, pada 2005 silam. Saat itu Donna sebagai model dan presenter. Suatu hari, ia bertemu dengan Darius yang juga berprofesi model dan presenter, yang saat itu sedang mengantar pacarnya di sana.

Donna saat itu menjadi presenter program Highlight Piala Konfederasi pada 2005 lalu. Pada 2005, ia dan Darius tampil dalam acara World Cup Center.World Cup Center merupakan program on air SCTV tentang Piala Dunia 2006 dimulai sejak Desember 2005. Tayangan ini menyajikan informasi seputar persiapan Piala Dunia 2006.

Selama sebulan mereka tampil dalam acara itu.Usai acara itu, mereka juga tampil bareng dalam acara musik. Hubungan Donna dengan kekasihnya ternyata kandas di tengah jalan. Hal yang sama juga terjadi pada Darius. Pada Agustus 2006 hubungan Darius dan Donna pun makin lengket.

Anak pasangan almarhumEdwin Yoseph Wayong dan almarhumahWendy Shirley O`Keefe ini menjelaskan, saat bertemu dengan Darius usianya sudah 27 tahun dan siap untuk menikah. Selang beberapa saat mereka saling memperkenalkan kepada orang tua masing-masing. Orang tua Donna sempat khawatir terhadap hubungan itu, karena usia Donna lebih tua tujuh tahun dari Darius.

Namun, usia tak menjadi halangan hubungan mereka.Bagi Donna, usia tak menjamin kedewasaan dan tanggung jawab seseorang. Namun, Darius mampu membuktikannya. Sejak itu hubungan Donna kian berjalan lancar. Tanggapan baik juga dirasakan Donna saat diperkenalkan Darius kepada orang tuanya.

“Aku bahkan sempat diminta untuk memimpin berdoa saat makan bersama saat di rumahnya. Mereka menerima aku dengan baik. Apalagi, kami seiman, sama-sama Katolik. Jadi, keluarga kami makin tambah yakin dengan hubungan kami,” ujar pemain film Gerbang 13 ini.

Sebelum melangkah ke tahap yang lebih serius, Donna selalu berdoa untuk meminta petunjuk dari Tuhan. Ia selalu berdoa tiap malam. Dalam doanya, ia meminta jika Darius memang sosok yang layak untuk jadi pendampingnya, ia meminta agar selalu didekatkan. Namun, jika Darius bukan sosok yang cocok, ia meminta agar tak didekatkan.

Doa-doa Donna ternyata dikabulkan Tuhan. Hubungan mereka pun berjalan dengan lancar, tanpa gejolak.Hubungan Donna dengan Darius makin dekat karena mereka memiliki hobi yang sama. Mereka juga senang dengan sepakbola. Tak hanya itu, di mata Donna, Darius pribadi yang baik, meski usianya lebih muda dari Donna. Hari-hari mereka dipenuhi dengan keceriaan, karena tak pernah terjadi konflik.

Lebih dulu, orang tua Darius melamar Donna pada 28 November 2006. Dari situ kemudian diputuskan tanggal pernikahan 30 Desember 2006. Sebelum menikah, seorang teman berpesan kepada Darius agar tidak main-main menjalin hubungan dengan Donna.

“Aku enggak bisa main-main. Usia aku saat itu sudah 27 tahun. Meski beda usia, Darius serius berhubungan dengan saya,” ujar Darius. “Saya ingin hidup settle dan ingin serius serta tidak main-main. Darius pun menunjukkan kesungguhannya,” sambung Donna.

Donna dan Darius menggelar resepsi pernikah dengan menggunakan adat Jawa di Puri Ardia Garini di daerah Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Resepsi mereka berlangsung meriah. Banyak tamu undangan dari kalangan artis yang hadir dalam acara tersebut. Mereka senang dengan kehadiran para tamu.

“Kami hanya menyebar sekitar 700 undangan. Tapi tamu yang hadir sekitar 1.700 orang, membludak. Kami senang banget dengan banyaknya tamu yang datang. Aku dan Darius jadi lebih banyak berdiri,” kata Donna tertawa mengenang momen indah tersebut.

Awal-awal sebagai pasangan pengantin baru, Donna menjelaskan ia sering cemburu dengan Darius. Hal itu terjadi sense of belonging (rasa memiliki) begitu tinggi, terlebih saat dirinya sedang hamil. Hal itu dimaklumi, Darius pun sering beradu akting dengan cewek-cewek cantik.

“Semua aku omongin ke Darius. Perempuan itu biasanya lebih sensitif, apalagi saat hamil. Darius pun menceritakan semuanya dan mampu meredam emosi aku. Makin lama aku makin terbiasa. Cemburu itu enggak apa-apa yang penting tahu porsinya,” kata Donna.

Rumah tangga Donna dan Darius memasuki usia 10 tahun. Bagi Donna, dalam membina rumah tangga kunci utama yang ia terapkan adalah komunikasi. Komunikasi di antara mereka tak pernah putus, meskipun Darius syuting di Lombok atau di tempat lain.

Ia juga selalu meluangkan waktu untuk jalan bersama dengan Darius. Salah satunya, nonton film di bioskop setelah ketiga anak mereka tidur. Dengan begitu, merek bisa membicarkan masa depan anak, pendidikan, atau hal-hal lainya bisa lebih fokus.

Perjalanan rumah tangga Donna dan Darius memasuki usia 10 tahun pada 30 Desember mendatang. Dari pernikahan tersebut mereka telah dikaruniai tiga orang anak. Mereka adalahLionel Nathan Sinathrya, Diego Andres Sinathrya , Queenesia Sabrina Sinathrya.

Untuk urusan anak, Donna dan Darius sepakat untuk memberikan pendidikan agama sejak dini, budi pekerti. Hal tersebut dilakukan agar mereka bisa menjadi pribadi yang kuat, mampu menghadapi tantangan zaman. Mereka dididik untuk menghormati orang yang lebih tua, diberi sesuatu harus mengucapkan terima kasih, jika melakukan kesalahan harus meminta maaf.

“Mereka juga kami ajarkan agar enggak boleh kasar juga harus sopan dengan orang lain. Selain itu, mereka juga harus memiliki sikap tanggung jawab, jujur, berani, serta saling menghormati,” ucap Donna.

“Bersama Darius dan anak-anak, kami berharap pernikahan kami berjalan langgeng, harmonis, hidup tenang, dan membesarkan anak-anak. Aku enggak punya keinginan yang muluk-muluk,” lanjut Donna Agnesia.

(red/andhi/urhartanto/SN)

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!